Warga Watu Gilang Bakal Terima ‘Sapi Asing’ dari Jokowi

YOGYA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo menyumbang dua sapi kurban di hari raya Idul Adha 1440 Hijriyah untuk masyarakat DIY yang diserahkan Jumat (9/8/2019). Salah satu diantaranya, yakni sapi yang diternakkan di Cangkringan Sleman dengan harga Rp 100 juta dan merupakan sapi “asing” peranakan Australia. 

Baca Juga: Didampingi Tim Medis, Sebagian Jamaah Jalani Sunah Tarwiyah

Sulistyo, peternak Cangkringan yang sapinya dibeli Jokowi mengungkap, proses penggemukan sapi kurban presiden tersebut telah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Salah satu sapi yang dibeli menurut dia merupakan jenis Simmental dari Australia yang memiliki bobot total 1,18 ton. 

“Kami sudah lakukan penggemukan selama tiga tahun, jadi memang pilihan dan dulu awalnya dipilih oleh tim dari Pak Presiden. Ini jenisnya satu Simmental dari Australia bobotnya 1,18 ton dan satunya lagi 1,2 ton,” ungkapnya pada wartawan. 

Sebelum diserahkan, sapi-sapi tersebut telah diuji kesehatannya oleh Balai Besar Veteriner Yogyakarta. “Sudah dites, selama ini juga dilakukan perawatan kesehatan,” sambungnya lagi. 

Baca Juga: Tak Bicara Soal Politik, Gus Yasin Jumpa Habib Rizieq di Makkah

Nantinya, dua sapi yang diterima simbolis oleh Sekda Pemda DIY Gatot Saptadi tersebut akan diberikan ke dua wilayah berbeda yakni masyarakat Watu Gilang Mulusan Paliyan Gunungkidul dan Kota Yogyakarta tepatnya Istana Kepresidenan Gedung Agung. 

Masjid Nur Maunah Watu Gilang yang diberikan kewenangan untuk mendistribusikan daging kurban dari sapi Presiden Jokowi tersebut. “Kami akan berikan pada 200 jamaah masjid dan warga sekitar yang mayoritas bekerja sebagai petani. Ketika tahu dapat sapi presiden, warga sangat antusias,” ungkap Ketua Takmir Masjid Nur Maunah, Sumarno. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI