Warga Wukirsari Kesulitan Air Bersih

BANTUL, KRJOGJA.com – Setiap musim kemarau persoalan air bersih terus saja membekap  sejumlah warga di dataran tinggi di Bantul. Warga rela menempuh jarak yang tidak dekat sekadar mendapat satu jeriken air bersih. Namun mereka tidak punya pilihan, seberat apapun rintangan harus ditempuh demi air bersih.                                   

"Setiap hari paling tidak empat kali ambil air  disumber dengan jeriken kemudian saya gendhong pulang," ujar Ny Surip warga Karangtalun Desa Wukirsari Kecamatan Imogiri Bantul.

Perempuan berputra dua ini hanya satu dari puluhan bahkan ratusan warga yang begitu sulit memperoleh air bersih.  Namun mereka tidak punya pilihan, kehidupan harus tetap berjalan sehingga kebutuhan air harus tetap ada. Kini perempuan 65 tahun itu sangat berharap persoalan air bersih tidak terjadi lagi tahun mendatang. Sementara bertepatan Milad ke -110  SMK Muhammadiyah 1 Bantul (Musaba) menggelar bakti sosial droping air bersih di Karangtalun Imogiri.      

Kepala SMK Muh 1 Bantul Harimawan mengatakan, jika baksos tersebut digelar sebagai wujud perhatian terhadap warga di daerah kering. Harapannya bantuan yang tidak seberapa itu bisa meringankan beban warga.

"Kita harus berbagi diwaktu lapang dan sempit, dalam rangka Milad ini kami implementasikan dengan menyerahkan bantuan air meski tidak seberapa,"ujarnya.

Kepala Dusun Karangtalun, Dewi Imawati mengatakan, bantuan dari SMK Muhammadiyah 1 Bantul sangat berarti bagi warganya. (Roy)                    

 

BERITA REKOMENDASI