Waspada! 230 Ribu Orang Indonesia Meninggal Karena Kanker Tahun 2020

Editor: KRjogja/Gus

“Kami menemukan puluhan bahkan ratusan ibu yang melakukan deteksi kanker serviks mengatakan bahwa mereka tidak mau karena takut ketahuan penyakit, malu, tak punya teman dan biaya. Ini perlu edukasi agar masyarakat mau melakukan deteksi dini kanker. Deteksi dini ini menentukan peluang kesembuhan, karena banyak yang ketahuan setelah stadium 4,” terang dia.

YKI DIY menurut Sunarsih terus berusaha memaksimalkan masyarakat dalam mendapatkan penanganan pengobatan. Selain itu, YKI berusaha menciptakan suport system karena kanker merupakan penyakit yang membutuhkan penanganan secara menyeluruh.

“Kami berusaha membantu pasien untuk berobat, melalui rumah singgah, membantu transportasi berobat, kemudian biaya keluarga yang menunggu pengobatan, juga biaya pembelian obat yang mungkin tidak terkover BPJS. Ini yang berusaha kami lakukan untuk memaksimalkan pengobatan kanker, yang mungkin banyak orang tidak tahu,” sambung dia.

Sementara, DIY menjadi tuan rumah Peringatan World Cancer Day 2021 Nasional yang digelar secara daring. Puncak peringatan dilaksanakan di Kepatihan pada 4 Februari mendatang dan disiarkan melalui daring POI Cabang DIY.

Berbagai rangkaian telah dilakukan sejak November 2020 meliputi edukasi, dialog dan lomba-lomba yang seluruhnya digelar secara daring. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI