Waspada Klaster Pariwisata, Sultan: Jangan Cari Gampange Dapat Tiket!

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, pembukaaan objek wisata yang saat ini mulai dilakukan disejumlah kabupaten /kota di DIY perlu diimbangi dengan penyiapan skenario yang matang. Termasuk kemungkinan munculnya kasus baru dari dibukanya obyek wisata, hotel dan restoran tersebut.

Pembukaan tidak cukup sekadar berhenti pada level pencegahan, tapi penerapan protokol kesehatan menjadi suatu keharusan yang tidak bisa ditawar, karena cara itu paling efektif untuk melakukan pencegahan. Gubernur DIY minta agar jangan ada kasus yang berkait dengan pariwisata.

“Saya minta kebijakan pembukaan objek wisata harus melalui pemikiran yang matang. Untuk itu saya minta kepada para bupati dan walikota bisa berpikir jangka panjang. Jadi tidak sekadar pintu masuk dijaga TNI Polri atau Satpol PP. Misalnya saja wisatawan datang negatif begitu pulang dari tempat wisata tiga hari berikutnya menderita sakit, begitu diperiksa kecenderungan positif. Jadi solusinya dengan menerapkan pendataan wisatawan lewat cara digital,”kata Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Gedhong Pracimosono Kompleks Kepatihan Senin (6/7).

Menurut Sultan, sejumlah upaya terus dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 termasuk ditempat wisata. Salah satu caranya dengan mengoptimalkan pendataan digital setiap wisatawan yang datang ke Yogyakarta.

BERITA REKOMENDASI