Wisatawan Berlibur ke Yogyakarta Wajib Patuhi Prokes

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi libur Natal dan tahun baru. Dipastikan puluhan ribu wisatawan bakal menyerbu Yogyakarta untuk berlibur pada penghujung tahun tersebut. Berbagai persiapan kini dilakukan, mulai dari penataan sarana serta prasarana hingga regulasi yang akan diterapkan guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Tadi siang baru kita rapat dengan lintas sektor. Ada dari Kepolisian, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan yang intinya memang kita menyiapkan dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Tidak ada even yang menimbulkan kerumunan, sehingga pada tahun baru orang yang datang memang menikmati suasana Yogyakarta,” kata Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi di Komplek Taman Pintar, Kamis (10/12/2020).

Heroe Poerwadi memetakan, akan ada enam titik yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat saat momentum malam pergantian tahun. Dari enam lokasi tersebut tiga diantaranya yang mendapat perhatian khusus yakni simpang Tugu Yogyakarta, kawasan Malioboro dan perempatan Titik Nol Kilometer.

“Artinya kita memang tidak bisa membuat orang untuk tidak datang ke Malioboro, kita akan batasi ke Malioboro. Tiap zona kita batasi jumlahnya, sehingga harapan kami malam tahun baru perayaannya tetap dengan protokol Covid-19,” tegas Heroe Poerwadi yang juga sebagai Ketua Harian Satgas Penanganan Covid19 Kota Yogyakarta ini.

Heroe Poerwadi memastikan tak akan ada even yang berlangsung di luar ruangan saat malam tahun baru. Pelaksanan kegiatan seluruhnya diarahkan di dalam ruangan, diantaranya dilaksanakan di holet-hotel. Itu pun jumlahnya terbatas dan dengan pengawasan ketat.

Terkait keramaian di jalanan Kota Yogyakarta saat musim liburan, pemkot melalui Dinas Perhubungan telah berkoordinasi dengan jajaran Kepolisian untuk melakukan pengaturan arus kendaraan maupun rekayasa lalu-lintas. Kantong-kantong parkir juga dipersiapkan dengan matang, terutama untuk kawasan Jalan Jenderal Sudirman maupun Tugu Yogyakarta yang kini tampil dengan wajah barunya.

“Yang di luar sudah kita upayakan terbatas, kalaupun ada even kita batasi dengan prasyarat-prasyarat protokol yang ketat. Kita upayakan semuanya tidak ada even yang memancing orang untuk datang ke sana,” tandasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI