Wisuda AKS-AKS dengan Protokol Kesehatan Ketat, Pendidikan Vokasi Cetak Lulusan Siap Kerja

YOGYA, KRJOGJA.com – Kebijakan tentang SDM yang unggul telah menjadi prioritas pemerintah, terutama untuk tenaga kerja produktif di bidang keterampilan atau vokasi yang siap terjun ke dunia kerja atau industri maupun dunia usaha. Pemerintah sejak 2019 terlihat memberi perhatian penuh pada pendidikan vokasi.

Melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) pemerintah sangat serius dan fokus dalam pengembangan SDM untuk ilmu-ilmu di bidang vokasi. Keberadaan Ditjen Diksi sendiri bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi era Revolusi Industri 4.0, yang membutuhkan tenaga terampil dan ahli di bidangnya.

“Selama ini pendidikan vokasi kurang mendapat perhatian dan menjadi pilihan kedua saat melanjutkan pendidikan. Namun, pandangan tersebut mulai berubah. Pendidikan vokasi mulai mendapatkan tempat di hati masyarakat dan tidak lagi menjadi pilihan kedua. Hal itu dikarenakan mulai dilakukannya revitalisasi pendidikan vokasi,” ujar Direktur Akademi Kesejahteraan Sosial AKK (AKS-AKK) Yogyakarta Dra Prihatin Saraswati MA, di sela-sela kegiatan Wisuda Diploma 3 AKS-AKK, (5/12).

BERITA REKOMENDASI