Wujudkan Layanan Perbankan Berbasis Budaya, Bank BPD DIY Terima Penghargaan Anugerah Kebudayaan 2020

YOGYA (KR) – Bangunan Indis Jalan Malioboro No.1 Yogyakarta memiliki dedikasi tinggi dan mengikuti rekomendasi Dewan Pertimbangan Pelestarian Warisan Budaya Daerah (DP2WB) DIY dalam pelestarian/ perlindungan cagar budaya langka dan satu-satunya yang mempunyai kekhasan bentuk dan arsitektur di sepanjang sumbu filosofi. Sehingga dapat menjadi faktor pendukung nominasi Yogyakarta sebagai world heritage serta memberikan daya aruh pada pemilik bangunan lainnya pada kawasan sumbu filosofi.

PT Bank BPD DIY sebagai perwakilan pengelola bangunan Indis tersebut melestarikan sekaligus memanfaatkannya menjadi salah satu kantor kas Bank BPD DIY Digital Lounge Malioboro.

Untuk pertama kalinya, Bank BPD DIY Digital Lounge Malioboro tersebut menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Gubernur DIY Tahun 2020 kategori bangunan cagar budaya.

Direktur Utama (Dirut) PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad menyampaikan Bank BPD DIY Digital Lounge Malioboro merupakan wujud dari branding digital yang dikembangkan Bank BPD DIY khususnya pelayanan digital, termasuk ATM, pemasaran digital, produk digital di kawasan Malioboro dan sekitarnya. Bangunan cagar budaya seluas kurang lebih 250 meter persegi yang memiliki desain interior nan futuristik dengan fasad masih mempertahankan bentuk asli bangunan Indis ini dibuat seperti lounge agar masyarakat yang datang merasa nyaman.

” Kami sangat bangga atas penghargaan Anugerah Kebudayaan Gubernur DIY Tahun 2020 kategori bangunan cagar budaya. Bangunan cagar budaya ini kami manfaatkan sebagai salah satu bentuk layanan Bank BPD DIY yaitu Digital Lounge Malioboro,” ujar Santoso kepada KR usai menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Gubernur DIY Tahun 2020 di Bangsal Kepatihan, Kamis (19/11).

Santoso mengungkapkan pihaknya mempertahankan salah satu bangunan cagar budaya di kawasan legendaris Malioboro sebagai salah satu bentuk layanan Bank BPD DIY dalam rangka mewujudkan layanan berbasis budaya. Disamping mengimplementasikan pelayanan berbasis budaya, Bank BPD DIY Digital Lounge Malioboro ini merupakan wujud riil pihaknya ikut serta mempertahankan dan melestarikan bangunan cagar budaya guna meningkatkan pariwisata yang sesuai dengan karakter DIY yang merupakan kota budaya, pariwisata dan pendidikan.

 

“Penghargaan ini baru kita terima pertama kalinya dan memang Bank BPD DIY baru punya satu bangunan cagar budaya yang bisa kita pertahankan dan ikut lestarikan,” tegasnya.

Menurut Santoso bangunan cagar budaya ini tidak selalu identik dengan kekunoan, sehingga Bank BPD DIY justru memadukan bangunan cagar budaya tersebut dengan sistem pelayanan modern. Disitulah modernisasi hadir dalam kemasan budaya dalam rangka bersinergi guna meningkatkan perekonomian DIY.

” Kita akan padukan antara warisan budaya dengan teknologi guna mengembangkan ekonomi di DIY kedepannya,” imbuh Santoso. (Ira)

 

BERITA REKOMENDASI