Yogya Peringkat VI, Promo Wisata Digenjot

YOGYA (KRjogja.com) – Polling Kementerian Pariwisata RI menempatkan DIY berada di Peringkat ke-6 setelah Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, Lombok dan Sumatera Utara dalam minat tujuan wisata. Promosi wisata DIY yang masih kurang, dengan paket wisata yang kurang bervariasi ditambah akses penerbangan langsung ke Yogya yang terbatas  dinilai membuat wisatawan banyak yang mengalihkan tujuan wisatanya.

"Info saya dapatkan dari Dinas Pariwisata DIY Oktober 2016 ini," papar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Drs H Istidjab M Danunegoro kepada KRJogja.com usai Pembukaan Sertifikasi Kompetensi Bidang Perhotelan yang digelar IHGMA Yogya, Rabu (16/11) di Hotel Tjokro Style Yogya. 

Menurut Istidjab Badan Promosi Wisata hanya ada di tingkat Kabupaten Kota, sehingga sudah saatnya ada di Tingkat Provinsi untuk menyatukan visi dan misi bersama mengembangkan pariwisata DIY. "Pertumbuhan hotel yang pesat di Yogya dan Sleman, maka turunnya peringkat Yogya menjadi warning bagi pelaku wisata, apalagi hotel-hotel berbintang saat ini over capacity," tegasnya 

Istidjab menyebutkan sata saat ini di DIY ada 119 hotel berbintang dengan 11.380 kamar, dan tengah diselesaikan 27 hotel berbintang dengan 4.400 kamar hingga total nantinya ada 146 hotel berbintang dengan 15.500 kamar. "Saat ini dilakukan moratorium untuk penghentian pemberian izin  pendirian hotel hingga tahun 2017 di Yogya dan hingga tahun 2019 di Sleman, sementara di Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo masih terbuka," jelasnya. (*-2)

BERITA REKOMENDASI