Yogya Tetap Aman Dikunjungi Wisatawan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sektor industri pariwisata dinilai paling terpukul dengan kebijakan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM). Meski demikian, Yogya tetap aman dikunjungi lantaran destinasi wisata maupun akomodasinya telah menerapkan protokol yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogya Wahyu Hendratmoko, menjelaskan pada PTKM jilid pertama dua pekan lalu pihaknya telah melakukan pembinaan dan pengawasan pada industri pariwisata. “Hotel, restoran, bioskop, mall, destinasi wisata dan lainnya, mereka dengan sadar diri menutup operasionalnya sesuai jam. Bahkan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan mendukung kebijakan pemerintah,” katanya.

Hanya, imbuh Wahyu, kondisi bisnis industri pariwisata cukup sulit. Hasil pemantauannya di sektor jasa perjalanan wisata, penurunannya berada di titik rendah. Hal ini karena hampir tidak ada orang luar yang masuk.

Begitu pula pengunjung pusat perbelanjaan yang tersisa 25 persen hingga 40 persen dari kondisi biasa. Penyebabnya tak lain karena pembatasan jam operasional, mengingat tingkat pengunjung di mall banyak terjadi pada malam hari.

Wahyu mengaku, pada kondisi saat ini pihaknya tetap gencar melakukan promosi melalui media sosial. Terutama menyangkut pariwisata Yogya yang akan dikunjungi. Para pelaku akomodasi pariwisata sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“Verifikasi protokol masih terus berjalan. Harapannya ketika situasi dan kondisinya memungkinkan, wisatawan akan segera menyusun rencana berkunjung ke Yogya. Kami juga belum bisa mengadakan even karena adanya pembatasan kegiatan,” urainya.

Sementara bagi wisatawan yang tengah berada di Yogya, diimbau menaati PTKM. Terutama yang hendak merencanakan makan malam bersama di satu tempat, bisa dilakukan dengan take away kemudian dimakan di hotel. Kegiatan hiburan dapat dimaksimalkan pada siang hingga sore hari dengan tetap menghindari kerumunan.

Terkait target wisatawan sepanjang tahun ini, Dinas Pariwisata Kota Yogya mematok sekitar 1,3 juta orang, baik wisatawan mancanegara maupun domestik. Akan tetapi hal tersebut tetap disesuaikan dengan situasi dan kondisi pandemi.

“Kita semua berharap kasus pandemi ini bisa segera berakhir. Setidaknya lonjakan Covid19 dapat dikendalikan dan kasusnya semakin berkurang. Sehingga roda bisnis kembali berjalan seperti biasa,” katanya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI