Yudhi Doni Project, Direspons Manis Pecinta Musik

Editor: Ivan Aditya

PROYEK dua mantan personel Seventeen, Doni Saputro dan Yudhy Rus Harjanto makin mendapat dukungan. Setelah dua single diluncurkan di YouTube: Bait Terakhir, dan Ibu, Yudhy Doni Project (YDP) diapresiasi manis pecinta musik.

Demi memuaskan penggemar, dua musisi tersebut sering melakukan live Instagram dan Zoom. Terakhir Rabu (09/09/2020) sore di Apapun Communications Sinduadi Sleman.

Dalam obrolan ringan dengan para pengidola, Doni mengabarkan dirinya mendapat info tertemukannya materi lama Seventeen. “Dari sepuluh lagu yang ditemukan, baru empat yang masuk album. Lainnya belum,” ujar Doni yang kini aktif di Kiai Kanjeng.

Yudhy juga menuturkan hal senada. Seminggu sebelum Doni mengabarkan itu, Yudhy bermimpi didatangi teman-teman Seventeen (alm). Mereka berkunjung ke rumah Yudhy. Di akhir mimpi, Bani (alm) berpesan agar Yudhy merawat boks yang ada di garasi. Esoknya Yudhy mencuci mobil di garasi namun tak menemukan apapun. Maka ia hanya menganggap itu hanya mimpi tanpa makna.

“Hari berikutnya saya menemukan boks plastik milik istri. Ketika saya berikan, istri bilang kok bisa ketemu. Di dalamnya ternyata ada file lama, SD card 64 GB berisi foto dan lagu-lagu lama Seventeen. Ternyata ini yang dimaksud mimpi itu,” terang Yudhy.

Dua karib ini mengaku seperti dipertemukan kembali, juga mendapat kemudahan bermusik lagi. “Ternyata menyadari, habitat saya memang harus ngeband lagi,” ujar Doni yang bergairah bermusik setelah tampil di pentas mengenang Seventeen dua tahun lalu.

Yudhy juga mendapat semacam ‘arahan’ seperti itu. “Istri bilang, dunia saya memang harus di Yogya. Kalau di Sukabumi, hanya makan tidur saja,” papar Yudhy yang cabut dari Seventeen tahun 2012, kemudian menjadi juragan, dagang beras, sembako dan lainnya.

Pelan tapi pasti, Yudhy dan Doni akan kembali bermusik dengan bendera sendiri. Tidak meneruskan Seventeen.

Keduanya sepakat, Seventeen sudah jadi legenda, cukup sampai sini. “Kami tidak akan melanjutkan. Kalau diteruskan berat. Tapi kalau diteruskan, mangga. Kami tidak akan mau menanggung apapun yang muncul nantinya. Misal masalah hukum, atau protes. Jika ditanya, jawabnya no ccomment!,” papar Yudhy.

Bukti YDP direspons, banyaknya komentar dukungan. “Iki sik tak tunggu-tunggu. Suarane Doni jan blas ra berubah. Semoga project ini trus berlanjut,” tulis Ahmad Bahri di kolom komentar videoklip Bait Terakhir di YouTube.

“Inilah The Real Seventeen,” tulis Kenziza Pamuji.

“Nyawa Seventeen pun kembali di lagu ini. Keren,” tulis Reza Tri, juga di kolom komentar YouTube.

Dua legenda tersisa siap berkarya. Sejarah siap mencatat kiprah mereka. (Latief Noor Rochmans)

 

BERITA REKOMENDASI