Zona Kuning Boleh Pembelajaran Tatap Muka, DIY Masih oranye

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan 163 kabupaten/kota yang masuk dalam kategori zona kuning Covid-19 diperbolehkan melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka secara langsung di sekolah.

“Kalau dilihat pada peta zona per 2 Agustus, ada 163 wilayah zona kuning yang kiranya bisa melakukan pembelajaran tatap muka sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Doni Monardo dalam konferensi pers secara virtual yang dilakukan di Jakarta, Jumat (7/8).

Bagi daerah yang berada di zona oranye dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dan tetap melanjutkan belajar dari rumah. Daftar zona resiko penularan di http://covid19.go.id/peta-risiko, seluruh kabupaten/kota se-DIY masih masuk zona resiko sedang (oranye).

Sedangkan di Jawa Tengah, terdapat terdapat wilayah yang masuk zona resiko rendah (kuning) yakni, Klaten, Cilacap, Boyolali, Magelang, Brebes, Wonosobo, Purbalingga, Sragen, Tegal, Pemalang, Temanggung, Banjarnegara, Batang, Kota Tegal dan Wonosobo.

Pemerintah melalui surat keputusan bersama (SKB) empat menteri yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri menyepakati untuk memperbolehkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka secara langsung di sekolah.

Kegiatan belajar mengajar tatap muka secara langsung tersebut diperbolehkan untuk daerah yang termasuk dalam kategori zona hijau dan zona kuning.

BERITA REKOMENDASI