Zona Pengunjung Malioboro Diujicoba, Kapasitas Penuh Alarm Bunyi

YOGYA, KRJOGJA.com – Pembagian zona pengunjung di kawasan Malioboro kini tengah diujicoba. Setiap petugas di masing-masing zona dibekali alarm yang tersambung dalam telepon pintar guna memantau jumlah pengunjung yang berada dalam area tersebut.

“Sudah sekitar empat hari ini kita ujicoba. ‘QR Code’ di tiap zona juga sudah terpasang semua. Katakanlah dalam satu waktu jumlah pengunjung di tiap zona itu maksimal 500 orang, jika sudah penuh maka alarm yang dipegang petugas akan berbunyi,” urai Kepala UPT Malioboro Ekwanto, Kamis (2/7).

Terdapat lima zona yang ditentukan di kawasan Malioboro yakni Hotel Grand Inna-Malioboro Mall, Malioboro Mall-Hotel Mutiara, Hotel Mutiara (Halte Trans Jogja 2)- Suryatmajan, SuryatmajanPabringan, dan Pabringan-Titik Nol Kilometer. Zona itu juga berlaku di sisi barat pada area yang sama.

Selama masa ujicoba tiap zona dijaga oleh dua petugas. Masing-masing petugas selain dibekali alarm di telepon pintar, juga memanfaatkan radio komunikasi. Radio itu saling terhubung dengan petugas di tiap zona. Sehingga jika di zona tertentu jumlah pengunjungnya mendekati 500 orang dalam satu waktu, maka akan ada peringatan. “Selama ujicoba ini belum sampai tembus 500 orang dalam satu waktu. Tapi dari sisi sistem ini juga menjadi evaluasi. Terutama bagaimana menyempurnakan aplikasi untuk melihat perkembangan jumlah pengunjung setiap waktu di tiap zona,” imbuh Ekwanto.

Ketika di satu zona sudah terisi 500 orang, maka pengunjung berikutnya harus menunggu sampai ada pengurangan. Petugas pun harus bekerja ekstra untuk mengingatkan pembatasan tersebut. Hal itu diakuinya bukan perkara mudah karena jumlah petugas terbatas sedangkan pengunjung pada kondisi ramai bisa menimbulkan antrean dan berpotensi menjadi kerumunan. Sejauh ini, rata-rata pengunjung yang masuk kawasan Malioboro dalam satu hari masih di bawah angka 1.000 orang. Mayoritas tersebar di zona satu, dua dan lima. Kemudian waktu kunjungan paling tinggi yakni sore hingga malam hari. Oleh karena itu petugas Jogoboro yang disiagakan pada waktu tersebut tiga kali lipat dibanding pagi dan siang hari. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI