1.471 Ibu Menyusui Pecahkan Rekor Muri

PURBALINGGA (KRjogja.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga kembali mendapatkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri). Kali ini, untuk katagori Ibu menyusui terbanyak, yakni di tempat dan dalam waktu yang sama, 1.471  Ibu menyusui anaknya, di Gelanggang Olahraga (GOR) Mahesa Jenar, Kamis (11/8/2016).

"Kegiatan ibu menyusui terbanyak di Kabupaten Purbalingga resmi tercatat di rekor muri yang ke 7.523. Memecahkan rekor Muri sebelumnya yang diperoleh Kabupaten Banyumas pada Desember 2013 lalu, sebanyak 991 ibu menyusui," tutur Eksekutuf Manager Muri, Sri Widayati,usai menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Purbalingga selaku pemrakasa dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) sebagai penyelengara serta Kemenkes sebagai pendukung kegiatan tersebut.

Agar bisa tercatat dalam rekor Muri, lanjut Sri Widayati, terdapat empat kriteria yang biasa disebut PPUL. Yakni Paling, Pertama, Unik dan Langka. Kegiatan menyusui massal di Purbalingga telah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Muri dengan jumlah terbanyak.

Bupati Purbalingga, Tasdi mengklaim rekor Muri itu sebagai prestasi Pemkab Purbalingga. Dari rekor Muri Ibu menyusui tersebut diharapkan dapat menurunkan kematian bayi di Purbalingga.
“Bagi ibu yang telah melahirkan hukumnya wajib untuk menyusui anak-anaknya tumbuh sehat,” ujar Tasdi.

Pemkab Purbalingga juga mewajibkan semua perusahaan di wilayahnya untuk mengutamakan pelayanan terhadap karyawannya yang sebagian besar perempuan. Terutama pelayanan terhadap ibu-ibu yang sedang hamil atau telah melahirkan agar bisa memberikan ASI kepada bayinya.

Menteri kesehatan (Menkes) RI, Nila Farid Moeloek mengingatkan, dari esensi kesehatan, ibu menyusui sangat baik bagi ibu dan si anak, ASI tidak bisa digantikan dengan yang lain. Dengan memberikan dekapan dan belain kepada si anak, berdampak pada perkembangan IQ anak semakin baik.

“Dengan IQ yang baik akan menghasilkan anak-anak yang berkualitas yang kelak akan mejadi penerus bangsa yang kuat,” ujar Nila. (Rus)

BERITA REKOMENDASI