187 Buruh di Banyumas Terkena PHK

Editor: Ivan Aditya

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Dampak wabah Covid-19, yang melumpuhkan perekonomian menyebabkan sebanyak 187 pekerja dari 9 perusahaan di Banyumas menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Selain itu sebanyak 5.613 pekerja dari 158 perusahaan yang dirumahkan.

Sekeretaris Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerkop dan UKM) Kabupaten Banyumas, Suwardi menjelaskan pekerja yang diPHK sebanyak 187 terdata hingga 8 Juni 2020. “Pekerja yang diPHK dari perusahaan hotel dan rumah makan yang terdampak wabah Covid-19 karena sepi dari pengunjung,” kata Suwardi, Senin (08/06/2020)

Menurutnya selain terkena PHK juga ada sebanyak 5.613 pekerja dari 158 perusahaan yang dirumahkan. Berkaitan dengan kondisi tersebut Disnakerkop dan UKM mengusulkan agar para pekerja yang terkena PHK dan dirumahkan agar mendapat bantuan sosial (bansos) ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kemudian menyarankan agar para pekerja untuk mengikuti mendaftar di kartu prakerja. Kami juga memonitor untuk memantau hak-hak karyawan yang dirumahkan dan di-PHK,” tambah Suwardi.

Kepada perusahaan yang telah melakukan pemutusan hubungan kerja, Suwardi meminta agar menyelesaikan hak-hak karyawan. Pemberian tersebut tetap berpedoman pada aturan yang berlaku dengan mengedepankan musyawarah. (Dri)

BERITA REKOMENDASI