2 Pekan 36 Orang Meninggal Karena Covid, Hajatan di Banyumas Dilarang!

Editor: KRjogja/Gus

BANYUMAS,KRJOGJA.com – Warga Banyumas diminta untuk mengetatkan Prokes Covid-19 karena ada peningkatan. Bahkan selama bulan Juni 2021 dari tanggal 1 hingga 15 sebanyak 36 orang di Banyumas meninggal karena Covid-19.

” Pada bulan Juni ada peningkatan kasus kematian, bulan lalu satu bulan 49 kasus. Ini baru setengah bulan sudah 36 kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto, Selasa (15/6/2021) saat rapat pembinaan bupati tentang penanganan pandemi Covid-19 bagi desa dengan zonasi RT merah, orange, dan kuning di pendopo Supanji Purwokerto.

Rapat yang dipimpin Bupati Banyumas Achmad Husein dihadiri Asisten Bupati, Kepala Dinkes, Camat dan kepala desa. Dalam kesempatan itu, bupati menjelaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas akan memajukan larangan hajatan mulai 24 Juni 2021 dari yang sebelumnya diberitakan 1 Juli 2021.

Menurutnya salah satu yang melatarbelakangi aturan itu adalah sebagai upaya antisipasi agar kasus seperti di Kabupaten Kudus tidak terjadi di Banyumas.

Bupati mengungkapkan dalam penanganan penyebaran Covid-19 ia dianggap bupati paling lebay di Jawa Tengah. “Saya dicap bupati paling lebay se-Jawa Tengah karena menangani Covid-19,” ungkapnya.

Bahkan di media sosial 80 persen, mem-bullynya. ” Bagi saya tidak masalah bagi saya karena ini tanggung jawab saya. Kalau tidak seperti itu saya dosa, banyak kasus kematian,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI