22 DPAC Protes, Muscab PKB Banyumas Ditunda

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Musyawarah cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyumas, yang berlangsung Sabtu (6/3/2021) di salah satu rumah makan di Purwokerto, ditunda sampai ada pejadwalan kembali dari DPP.

Penundaaan tersebut dilakukan setalah adanya protes yang dilakukan 22 Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC), yang menolak hasil surat keputusan DPP untuk penetapan, khususunya sunan pengurus harian DPC.

Protes 22 DPAC lantaran menginginkan kepengurusan DPC PKB Banyumas 2021-2026 berdasarkan musyawarah, suara terbanyak dan memperhatikan aspirasi bawah.

Pelaksanaan Muscab digelar serentak bersama 39 kabupaten/kota di Jateng-DIY dan dibuka secara virtual oleh Ketua Umum DPP, Muhamimin Iskandar ini. Awalnya Muscab PKB Banyumas berjalan lancar hingga agenda sidang penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan sebelumnya.

Namun ketika pimpinan sidang, Abdul Wachid, utusan dari DPP membacakan Surat Keputusan (SK ) susunan pengurus Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz DPC periode 2021-2026, suasana mulai tegang.

Sebagian peserta Muscab menolak keputusan SK DPP nomer 5664/DPP PKB/02/III/2021. Dalam SK tersebut disebutkan untuk ketua Dewan Suyo diputuskan KH Muhlasin, sekretarus kiai Facturohman. Sedangkan Ketua Dewan Tanfidz Danan Satianto, sekretaris Imam Affas dan bendahara Rofitkamilun.

Pertimbangan DPP memutuskan SK itu mendasarkan pertimbangan anggaran dasar pasal 9 Ayat 1
huruf c dan 27 Ayat 1 huruf b. Aanggaran rumah tangga Pasal 79 dan Peraturan Partai Nomor 1 tahun 2019 tentang penataan struktur dewan pengurus partai.

BERITA REKOMENDASI