27 Kepsek SMP Belajar Program ‘Pintar’

CILACAP, KRJOGJA.com – Sebanyak  27 kepala sekolah  dan pengawas sekolah dasar (SD)/madrasah Ibtidaiyah (MI), sekolah menengah pertama (SMP) /madrasah tsanawiyah (MTs) dari Kecamatan Kesugihan dan Jeruklegi, Cilacap dilatih Praktik Baik Modul 1 Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Budaya Baca. Hal tersebut sebagai upaya merubah proses belajar dan mengajar, agar sesuai dengan program otonomi sekolah yang dilaksanakan pemerintah sekarang ini.

"Ini sekaligus sebagai tindak lanjut dari MoU antara Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Kemenag dengan Tanoto Foundation," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Drs Budi Santosa, Rabu (22/01/2020). Pelatihan itu akan berlangsung dua hari, Rabu dan Kamis (23/01/2020).

Menurutnya, kepala sekolah dan pengawas sebagai manajer sekaligus leader harus memantau kinerja tim yang ada di sekolahnya dengan baik. Pemantauan itu diharapkan mampu mendorong sekolah supaya mampu berkinerja baik serta mengembangkan berbagai inovasi yang kreatif. "Kompleksitas persoalan dan tantangan bidang pendidikan khususnya di sekolah adalah hal nyata dan terus berkembang. Tugas kita selalu siap menghadapi dan mengatasinya dengan berbagai inovasi dan kreativitas," lanjutnya.

Dengan pengelolaan manajemen sekolah yang baik, kepala sekolah sebagai leader dan pembina harus mampu menjadi motor penggerak perubahan dan peningkatan mutu di sekolah. Sehingga sangat tepat sekali di pelatihan pertama, Program PINTAR Tanoto Foundation menguatkan sisi manajemen sekolah. Supaya kinerja sekolah baik dan inovatif,” katanya.

Teacher School Training Specialist PINTAR Tanoto Foundation Jawa Tengah Seno Muhamad Daud mengatakan  program PINTAR  bila diimplementasikan dengan sungguh-sungguh akan memberi harapan bagi percepatan  peningkatan  mutu pembelajaran dan manajemen di sekolah.  Program PINTAR menggunakan pendekatan sekolah secara menyeluruh (whole school development approach) sehingga akan selalu ada kemungkinan untuk melakukan inovasi dan terobosan dari berbagai pihak. (Otu)

BERITA REKOMENDASI