3.646 Anggota Panwas Banyumas Apel Akbar

Editor: KRjogja/Gus

BANYUMAS, KRJogja.com – Panita Pangawas Pilkada Kabupaten Banyumas,  Sabtu (23/6/2018) menggelar apel patroli pengawas akbar  di Alun alun Banyumas, yang diikuti 3.636 anggota Pangawas Pemilu yang terdiri Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS), Pangawas Desa/Kelurahan, Pengawas Kecamatan,dan Pengawas Kabupaten.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Abhan menjelaskan tahapan masa tenang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak rawan terjadi pelanggaran.

"Tahapan masa tenang cukup krusial, berbagai pelanggaran berpotensi terjadi. Apa yang sering terjadi soal money politic atau serangan fajar dan sebagainya, ini harus diantisipasi," kata Abhan.

Untuk itu ia meminta seluruh jajaran pengawas, tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa/ kelurahan dapat melakukan upaya pencegahan terjadinya pelanggaran. Para pengawas harus menjalankan tugas semaksimal mungkin dan menjaga integritas, independensi dan netralitas.

Ia menambahkan pengawas akan mengawasi tahapan masa tenang, hari H pemungutan suara dan penghitungan suara. "Dari puncak jajaran kami sampai yang paling bawah di TPS, sudah dilakukan bintek oleh panwas kabupaten apa yang harus dilakukan ketika ada pelanggaran," ungkapnya.

Menurutnya persoalan Pilkada kerap kali muncul dari tingkat terbawah, yaitu TPS. Untuk itu keberadaan pengawas di TPS diharapkan dapat menjadi solusi ketika menjumpai terjadinya persoalan pada tahapan pemungutan maupun penghitungan suara.

Ia menegaskan, pada masa tenang tidak boleh ada kampanye dalam bentuk apapun.  Kemudian seluruh alat peraga kampanye yang terpasang juga harus diturunkan, termasuk pemasangan alat peraga kampanye yang difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kepada masyarakat diminta untuk menggunakan hak pilihanya untuk menentukan pemimpin yang akan datang, di setiap TPS dan bukan karena politik uang. (Dri)

BERITA REKOMENDASI