36 Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak dan Longsor di Pagersari

Editor: KRjogja/Gus

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Sedikitnya 36 rumah di Dusun Pagersari, Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan rusak akibat bencana tanah bergerak pada Kamis malam (3/12/2020). Beberapa rumah bahkan ada yang ambruk dan Ada dua rumah yang turun, karena tanah anjlok. Saat ini ratusan penghuninya mengungsi di SDN 2 Tumanggal.

Kepala BPBD Kabupaten Purbalingga Umar Faozi menuturkan, selama sepekan hujan turun dengan intensitas tinggi. Sedangkan pergerakan tanah mulai Rabu (02/12/2020). Tapi, retakan rumah mulai terjadi pada Kamis malam.

“kontur tanah di wilayah itu merupakan perbukitan dengan elevasi yang cukup terjal mencapai 30 derajat. Kondisi diperparah dengan turunnya hujan intensitas tinggi,” tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Umar Fauzi, Jumat siang (4/12/2020).

“Beberapa rumah retak dan bahkan ada yang ambruk. Ada dua rumah yang turun, karena tanah anjlok,” ujarnya.

Tedi Indriyanto, warga Pagersari yang sudah puluhan tahun tinggal di desa itu menyebutkan, peristiwa tanah bergerak baru pernah terjadi di desanya. Pada musim hujan sekalipun belum pernah terjadi tanahongsor separah itu.

BERITA REKOMENDASI