43 Napi Bandar Narkoba dari Pontianak Dikirim ke Nusakambangan

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Pulau Nusakambangan Cilacap kembali mendapatkan kiriman narapidana (napi) bandar narkoba, Kamis (17/09/2020). Kali ini napi itu berasal dari sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) di Pontianak Kalimantan Barat sebanyak 43 orang. Dari sejumlah napi tersebut yang divonis hukuman mati sebanyak 8 orang dan seumur hidup 16 orang, selebihnya 19 orang menjalani pindana penjara sementara.

Rombongan napi Kalimantan Barat itu diberangkatkan dari Pontianak menggunakan pesawat terbang dan mendarat di Bandar Adisutjipto Yogyakarta, sekitar pukul 12.00 WIB. Dengan pengawalan ketat, mereka langsung diangkut menggunakan tiga bus dan sampai di Dermaga Wijayapura Cilacap sekitar pukul 16.30 WIB.

Namun demikian, karena kondisi air laut saat itu tengah surut, sehingga bus yang mengangkut rombongan napi Pontianak itu bisa masuk ke kapal feri Pengayom IV milik Kemenkumham, karena bila dipaksakan maka diperkirakan bus akan kandas. Sehingga satu persatu puluhan napi itu diturunkan dari bus dan selanjutnya dimasukan ke kapal feri itu untuk diseberangkan ke Dermaga Sodong Nusakambangan.

Dari Sodong mereka diangkut menggunakan bus angkutan karyawan dan keluarga menuju tiga lembaga pemasyarakatan super masksimum dan maksimum sekuriti, terdiri Lapas Besi, Lapas Narkotika dan Lapas Karang Anyar. Koordinator Lapas se-Nusakambangan Erwedi Supriyatno mengatakan, dari sejumlah 43 napi tersebut diketahui berasal dari Lapas Pontianak sebanyak 26 orang, Rutan Pontianak 12 orang dan Rutan Mempawah sebanyak 5 orang.

“Di Nusakambangan mereka ditempatkan di Lapas Super Maksimum Sekuriti Karang Anyar sebanyak 23 orang, Lapas Maksimum Sekuriti Narkotika 10 orang dan Lapas Maksimum Sekuriti Besi sebanyak 10 orang,”ujarnya. (Otu)

BERITA REKOMENDASI