855 Data Pemilih Berpotensi Bermasalah

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga menemukan sedikitnya 855 pemilih bermasalah pada Data Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP)-2 penyempurnaan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga. Temuan itu hasil pengawasan dan pencermatan terhadap DPTHP-2 oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Panitia Pengawas Lapangan (PPL) beberapa waktu lalu. 

Data tersebut terdiri pemilih potensi ganda 32 orang, sudah meninggal 410 orang, invalid 3 orang, pindah domisili 274 orang, potensi Data Pemilih Tambahan (DPTb) 89 orang dan potensi Data Pemilih Khusus (DPK) 47 orang.

"Dari data tersebut, kami kemarin (Sabtu, 16/2) melayangkan surat berisi rekomendasi ke KPU Purbalingga agar dianalisis dan menindaklanjuti hasil pencermatan kami," tutur Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga Imam Nurhakim, Minggu (17/2/2019) malam.

Komisioner KPU Purbalingga Divisi Perencanaan Informasi dan Data, Catur Sigit Prasetyo menuturkan, pihaknya akan secepatnya menindaklanjuti hasil temuan Bawaslu tersebut. KPU akan melakukan analisis lagi soal data temuan Bawaslu itu.

"Yang ganda, yang TMS (tidak memenuhi syarat) supaya nanti tidak ada potensi masalah saat pelaksanaan pecoblosan," tuturnya usai rapat pleno Data Pemilih Tambahan (DPTb) tahap I.

Pleno tersebut dilakukan berjenjang setelah sebelumnya dilaksanakan di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). (Rus)

BERITA REKOMENDASI