Akibat Hal ini Ketua dan Pembina YKD Banyumas 1980 Dipolisikan

PURWOKERTO,KRJOGJA.com – Diduga memberikan keterangan palsu saat pembuatan akta notaris pada pendirian yayasan, Supriyadi (59) Ketua pengurus Yayasan Karya Darma (YKD) Banyumas 1980, dan Mohammad Zakaria (42), pembina yayasan tersebut, dilaporkan ke Polresta Banyumas.

Laporan polisi dengan nomor TTLP: B/258/IX/2020/Pengaduan, tertangal 8 September 2020, diterima dan ditanda tangani oleh Supriyadi SH jabatan Penyidik Pembantu Unit II Satuan Reskrim Polresta Banyumas. Sedang sebagai pelapor ada empat orang, semuanya merupakan pengurus Yayasan Karya Darma Banyumas terakhir akta perubahan nomer 2 tahun 1999. Yakni Haryanto Pudjo, Sri Hening Prasastono, Yulimanto, dan Kwintadi Irianto.

“Keduanya kita laporkan karena memberikan keterangan palsu pada akta otentik dalam akta nomer tahun 2017 oleh notaris Agus Padoman dan sudah mendapatkan pengesahaan dari Kemenkumham, tanggal 31 Januari 2017 dengan nama Yayasan  Legiun Veteran Karya Darma Banyumas. Kemudian diubah lagi menjadi Yayasan Karya Darma Banyumas 1980 berdasar akta nomer 15 tahun 2020 oleh notaris Prian Wistiarso dan juga sudah disahkan Kemenkumham,” kata Haryanto, yang didamping kuasa hukumnya Khoerudin Islam Kamis (10/9/2020).

Menurutnya, dugaan pemberian keterangan palsu kedua terlapor, yakni memasukkan aset dan kekayaan Yayasan Karya Darma Banyumas, dengan alamat Jalan dokter Angka 56 Purwokerto ke dalam yayasan terlapor. Satu di antaranya, aset tersebut yakni sertifikat hak guna bangunan (SHGB) No 82 tahun 1983 atas nama Yayasan Karya Darma Banyumas, seluas 12.500 meter persegi, terletak di Kelurahan Sokanegara Kecamatan Purwokerto Timur.

BERITA REKOMENDASI