Aliansi Cipayung Minta Cabut PP Nomor 78 Tahun 2015, Ini Alasannya

PURWOKERTO,KRJOGJA.com- Ratusan mahasiswa Purwokerto dari aliansi Cipayung,pada aksi hari buruh, Selasa (1/5/2018) meminta kepada pemerintah untuk mencabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan.

Massa menilai aturan tersebut sudah merugikan buruh dan bertentangan dengan Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003. "Dalam PP Nomor 78 Tahun 2015, penghitungan upah buruh tidak lagi berdasarkan kebutuhan hidup layak, tetapi berdasarkan perhitungan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

" Untuk itu PP Nomor 78 Tahun 2015 harus dicabut, karena sudah tidak mempertimbangkan faktor kebutuhan hidup buruh," kata  Ali Puji Hemawan selaku korlap dan orator dari perwakilan GMNI.

Menurutnya selain menuntut pencabutan PP Nomor 78 tahun 2015, mereka juga menuntut kepada pemerintah untuk melindungi buruh wanita dari pelecehan seksual, dan menindak tegas terhadap pelakunya.

Aksi demo buruh yang dilakukan ratusan mahasiswa dari aliansi Cipayung, gabungan dari berbagai elemen mahasiswa, digelar di Jalan Jenderal Sudirman depan Alun alun Purwokerto,mendapat pengamanan dari ratusan polisi dari Polres Banyumas.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, menjelaskan pada peringatan hari buruh ini tidak perlu ditakuti, karena polisi akan mengamankan aktivitas warga, baik yang menyampaikan aspirasi, maupun beraktivitas seperti biasa. (Dri)

BERITA REKOMENDASI