Anak-anak Pelanggar Lalu Lintas Mendapat Terapi Keselamatan

Editor: Agus Sigit

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Sedikitnya 18 pelajar pelaku pelanggaran lalu-lintas mendapatkan terapi tim konselor psikologi Polres Purbalingga di aula Bhayangkari, Jumat siang (17/6/2022). Belasan pelajar itu terjaring saat digelar Operasi Patuh Candi 2022.

“Pelajar pelanggar lalu lintas dihadirkan bersama dengan orang tuanya. Selanjutnya diberikan pembinaan tentang tertib lalu lintas dilanjutkan konseling dan terapi keselamatan.” Tutur Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Rizky Widyo Pratomo, Jumat siang.

Rizky menambahkan, terapi itu merupakan bagian upaya mencegah pelanggaran lalu lintas yang dilakukan anak di bawah umur. Tim psikolog memberikan terapi keselamatan bagi pelajar tersebut. Kehadiran orang tua pelajar itu untuk mendorong sikap lebih peduli dan bisa mengendalikan anaknya yang belum cukup dewasa dan tidak membiarkannya mengendarai sepeda motor sendiri.

“Dengan terapi itu diharapkan anak di bawah umur yang sebelumnya melanggar aturan lalu lintas kedepan tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama,” ujarnya.

Laman, warga Kaligondang yang mendampingi anaknya mendapat terapi menuturkan, anaknya berangkat sekolah mengendarai sepeda motor tanpa memakai helm dan tidak membawa surat-surat. Walhasil, anaknya yang baru gede itu terjaring operasi lalu-lintas.

“Terapi ini sangat bermanfaat bagi anak-anak yang pernah melanggar aturan lalu lintas. Saya selaku orang tua juga akan lebih mengawasi dan tidak memperbolehkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor sendiri,” ujarnya. (Rus)

BERITA REKOMENDASI