Aspal Mengelupas, Terminal Bus Wangon Kurang Perhatian?

BANYUMAS (KRjogja.com) – Area Terminal Bus Wangon, Banyumas tergolong terminal yang kurang layak disebut terminal. Pasalnya, hampir seluruh  are aspal di terminal terbesar kedua setelah Terminal Bus Purwokerto tersebut kondisinya semakin rusak parah dengan aspal saling mengelupas, ditambah banyaknya lubang. Masyarakat yang menunggu angkutan umum di Terminal Wangon pun mengeluhkan kondisi di dalam area yang buruk tersebut.

"Kondisi terminal makin parah saat hujan turun. Karena aspal telah saling mengelupas, kawasan terminal jadi mirip sawah, lobang-lobang aspal yang dalam tergenang air, menyebabkan para sopir sering terjerembab ke lobang tersebut saat melaju di terminal. Saat itu pula para calon penumpang tak mau nunggu kendaraan di dalam terminal karena becek. Sopir microbus dan lainnya, saat hujan juga lebih suka ngetem cari penumpang di luar terminal," kata Aji Salasi, warga Desa Klapagading, Kecamatan Wangon, Senin (7/11/2016).

Aji Salasi mengakui kondisi terminal yang becek begitu, calon penumpang lebih memilih naik kendaraan dari luar terminal, menunggu di emperan toko-toko. Menunggu kendaraan di emperan toko saat hujan tetap aman tidak basah dan nyaman karena disitu lebih mudah mendapatkan kendaraan angkutan dibanding ketika di dalam terminal saat hujan.

Sementara itu Kepala Terminal Bus Wangon, Gitu, mengatakan, perbaikan dalam bentuk pengaspalan lahan terminal menurut rencana bakal diaspal hotmix mulai pertengahan bulan November 2016 sekarang ini. “Agenda perbaikan untuk saat ini melalui beberapa tahap, yaitu pengaspalan dengan jenis hotmix untuk yang jalan masuk dan berlubang. Kemudian pada 2017 akan dihotmix keseluruhan. Dan itu sudah masuk dalam prioritas, sehingga kerusakan tidak menjadi lebih parah," kata Gitu. (Ero)

BERITA REKOMENDASI