Bakal Diresmikan, Jembatan Apung Kampung Laut Cilacap Ambruk

CILACAP (KRjogja.com) – Jembatan apung di Kampung Laut, Cilacap yang diklaim sebagai jembatan apung pertama di Indonesia, ambruk akibat rangka tengah jembatan patah, Kamis (1/12/2016). Puluhan orang yang sebagian besar pelajar yang tengah melintasi jembatan tersebut, jatuh tercebur ke laut.

Namun musibah ini tidak sampai menelan korban jiwa, karena mereka yang terjatuh bisa menyelamatkan diri dengan menaiki rangka jembatan yang tidak tenggelam.  Camat Kampung Laut, Cilacap, Nurindra mengatakan, sebenarnya jembatan apung yang menghubungkan Dusun Paniten dengan Dusun Lempongpucung, Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut itu, belum boleh dilewati karena belum selesai pembangunannya dan angkur jembatan belum dipasang.

Jembatan ini pun belum diresmikan. "Siang itu ada sejumlah anak sekolah yang melintas. Ketika mereka berada tepat di tengah jembatan, mendadak rangka jembatan patah dan ambruk," katanya.

Menurutnya, laporan sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ambruknya jembatan sepanjang 40 meter tersebut. Pengamanan aset dan antisipasi terus dilakukan, termasuk mengalihkan arus perahu yang biasa melewati perairan tersebut.

Pimpinan Proyek Jembatan Apung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nazieb Faisal membenarkan jembatan apung tersebut belum siap dilintasi, baik orang maupun kendaraan roda dua. Saat ini, sejumlah elemen ada yang dilepas, karena jembatan itu masih dalam tahap pemasangan (setting) dan konstruksi.

"Jadi sedang setting up, masih setting posisi, dan pemasangan-pemasangan. Tetapi saya mendapat informasi dari Pak Camat, katanya dinaiki warga dan ambruk," katanya.  

Pihaknya akan segera memperbaiki kerusakan dan segera mensetting up kembali jembatan apung tersebut. Jembatan apung Kampung Laut dibangun Kementerian PUPR sejak 6 bulan lalu, dirakit di Majingklak, Pangandaran. Pada 6 November, rangka jembatan yang sudah selesai dirakit ditarik ke Ujung Alang, Kampung Laut, dan ditempatkan di sekitar Dermaga Motean Desa Ujung Alang.  

Semula, jembatan itu direncanakan diresmikan Menteri PUPR 1 Desember 2016, namun karena sampai akhir November belum selesai pemasangannya, sehingga diundur dan belum jelas kapan peresmiannya. (Mak)

 

BERITA REKOMENDASI