Banjir Cilacap Paksa Warga Bertahan di Pengungsian

Editor: Ivan Aditya

CILACAP (KRjogja.com) – Masih tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah barat Cilacap menyebabkan banjir di sebagian wilayah Kecamatan Sidareja dan Kedungreja Cilacap. Hal tersebut menyebabkan jumlah warga yang mengungsi ke sejumlah tempat menjadi bertambah.

Pengungsi di aula Koramil Sidareja kini menjadi 92 jiwa, di kantor Desa Sidareja sebanyak 38 jiwa, di pendapa Kecamatan Sidareja sebanyak 31 jiwa dan di Balai RT.01/RW.05 Desa Sidamulya sebanyak 9 jiwa. Dengan ini total warga yang mengungsi mencapai 1870 jiwa atau 44 kepala keluarga.

“Ketersediaan makanan, obat-obatan dan selimut untuk para pengungsi masih mencukupi. Begitu pula dapur umum masih berlanjut dan tenaga medis masih disiagakan di lokasi pengungsian," kata Kepala Pelaksanan Badan Penanggulangan Bencana Daearah (BPBD) Cilacap, Tri Komara kepada KRjogja.com, Rabu (21/09/2016).

Sedang ketinggian banjir di Desa Gunungreja dan Sidareja Kecamatan Sidareja masih berkisar antara 70 – 130 sentimeter dan Desa Sidamulya dan Tinggarjaya dengan ketinggian air 30-50 sentimeter. Pengamat Cuaca Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan, potensi banjir masih akan terus berlangsung karena hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan masih akan terjadi di Cilacap.

Bahkan tidak hanya di wilayah Cilacap, namun potensi hujan dengan disertai angin kencang juga meluas ke wilayah Banyumas, Brebes bagian selatan. "Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaannya," ujarnya. (Mak)

 

BERITA REKOMENDASI