Banjir Kepung Cirokol, 200 Warga Terisolir

Editor: Ivan Aditya

CILACAP (KRjogja.com) – Hujan lebat yang turun semalaman telah menimbulkan genangan banjir dan tebing longsor di sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Cilacap. Diantaranya, banjir yang mengepung Dusun Cirokol Desa Brebeg Kecamata Jeruklegi, menyebabkan dusun berpenduduk 75 KK dengan 200 jiwa warga tersebut terisolir.

"Karena akses jalan satu-satunya yang menghubungkan dusun tersebut degnan wilayah lain tergenangi banjir," ujar Wardi warga Brebeg, Sabtu (17/09/2016).

Menurutnya, hujan lebat yang mengguyur daerah terjadi sejak Jumat malam, berlanjut hingga Sabtu pagi. Sehingga genangan banjir yang mengepung dusun tersebut masih berlangsung.

Sedang Camat Wanareja Bintang Dwi Cahyono mengatakan, akibat hujan lebat yang menguyur wilayahnya telah menyebabkan banjir dan tebing longsor pada tiga desa di wilayahnya. Terdiri Desa Purwasari terjadi banjir yang diakibatkan tanggul sungai Cibeureum jebol sepanjang sekitar 40 meter, sehingga mengakibatkan pekarangan sekitar rumah 200 warga tergenang banjir dengan ketinggian rata-rata 30 cm.

Sedang di Desa Bantar wilayah RT01 RW19 terjadi tebing longsor yang menimpa rumah milik Edi Suharyono dan tebing 7 meter an lebar 2,5 meter longsor di Desa Madura wilayah RT03 RW06 Dusun Purwasari menimpa rumah milik Iin Pepe. "Dalam peristiwa yang terjadi Sabtu dini hari itu tidak sampai menelan korban jiwa, hanya separoh rumah korban mengalami rusak-rusak.

Pengamat Cuaca Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan, hujan lebat yang mengguyur wilayah Cilacap masuk kategori curah hujan ekstrim. Curah hujan di Kota cilacap mencapai 113.5 milimeter (mm) dan di Jeruklegi tercatat 123,9 mm. Sehingga pihaknya menghimbau warga Cilacap agar bersiaga banjir dan longsor. (Mak)

BERITA REKOMENDASI