Banjir Kepung Jeruklegi, 75 KK Terisolir

Editor: KRjogja/Gus

CILACAP(KRjogja.com) – Banjir melanda Desa Brebeg Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, mengakibatkan sekitar 75 KK dengan 200 jiwa warga Dusun Cirokol terisolir. Sedang sejumlah pohon peneduh di Jalan Tentara Pelajar Cilacap tumbang akibat dihembus angin kencang.

"Peristiwa itu terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang Jumat malam hingga Sabtu pagi," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy, Sabtu (13/08/2016). Menurutnya, tinggi genangan pada akses jalan yang ada antara 40-60 centimeter. Kondisi itulah menyebabkan kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil tidak melintas di jalan itu.

Dijelaskan, karena hingga Sabtu hujan lebat masih mengguyur wilayah Tengah dan Selatan Cilacap, sehingga pihaknya telah menerjunkan Tim SAR gabungan dengan perahu karetnya untuk mengevakuasi warga lainnya. Sedang anggota BPBD Cilacap mengedrop bantuan bahan makanan. "Untuk pohon tumbang di Jl Tentara Pelajar sudah dibersihkan, dan lalu lintas sudah lancar kembali," katanya.

Pengamat Cuaca Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan, dari hasil evaluasi curah hujan yang terjadi Jumat malam hingga Sabtu (13/8) pagi, tercatat di wilayah  Jeruk legi atau pos Bandara Tunggul Wulung mencapai 139 mm/ hari. Sedang di Stasiun Meteoroligi (Stamet) Cilacap 102 mm/hari, sehingga termasuk kategori hujan extrim." Karena lebih dari 100mm / hari," katanya. Adapun kecepatan angin yang bertiup dari arah Timur maximum tercatat 21 knot. (Mak)

BERITA REKOMENDASI