Banjir Serayu Terkendali Berkat Waduk PLTA Mrica

BANJARNEGARA, KRJOGJA.com-Salah satu fungsi waduk PLTA Mrica Banjarnegara adalah mengendalikan banjir di daerah hilir sungai Serayu. “Jadi, waduk Mrica tak cuma menghasilkan listrik dan sumber air irigasi, tetapi mengendalikan banjir Serayu,” kata Manager Engineering PT Indonesia Power Generation Unit (GPU) Mrica, Dwi Antoro.

Berbicara dengan wartawan di cafe corner Mrica milik anak perusahaan PLN tersebut, Dwi mengatakan, air yang masuk dari daerah aliran sungai tertahan di waduk, baru kemudian dilepas melalui pintu otomatis drawdown culvert (DDC) dan pintu pengambilan air/intake untuk membangkitkan listrik.

“Dengan demikian, meski elevasi air di waduk PLTA Mrica mengalami peningkatan sangat signifikan akibat tingginya curah hujan yang merupakan dampak fenomena La Nina belangan ini, banjir sungai Serayu dapat dikendalikan,” katanya.

Menurut Dwi, selama beberapa hari terakhir, air mencapai kapsitas maksimal 231,05 di atas pemukaan air laut (dpal). Kelebihan air dibuang melalui pintu otomatis drawdown culvert (DDC), sedangka 3 turbin dengan kapasitas total 180 MW dioperasikan penuh non stop. Jika DDC membuka namun elevasi tetap naik hingga 231,15 mdpl, spillway juga membuka. “Itu merupakan standar operasional untuk mengontrol kapasitas waduk,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI