Banyumas Perkenalkan Inovasi Manajemen Parkir dan Angkutan

Editor: Ary B Prass

BANYUMAS, KRJOGJA.com– Untuk mempermudah pelayanan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas melalui Dinas Perhubungan (Dinhub) Senin (30/82021) melaunching operasionalisasi manajemen parking gate (parkir kendaraan secara elektronik, red.) dan manajemen angkutan  di Terminal Bus Tipe A Bulupitu, Purwokerto.
Kepala Dinhub Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie menjelaskan pengoperasian manajemen parkir kendaraan secara elektronik tersebut menggantikan sistem sebelumnya yang dilakukan secara manual.
Menurutnya dengan adanya manajemen parkir secara elektronik ini, banyak keuntungan yang bisa diperoleh, antara lain peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah), adanya transparansi, dan kenyamanan masyarakat. ” Yang jelas kenyamanan, karena nantinya masyarakat yang parkir di Terminal Bulupitu menerima asuransi,” jelasnya.
Agus, menambahkan manajemen parkir tersebut untuk sementara masih menggunakan uang tunai namun ke depan akan beralih ke transaksi nontunai.
Selain launching manajemen parkir dalam waktu yang sama juga juga ada penyerahan Peraturan Bupati Banyumas Nomor 44 Tahun 2021 tentang Jaringan Trayek Angkutan Kota dan Angkutan Perdesaan serta Jumlah Kendaraan yang Melayani Trayek di Kabupaten Banyumas.
Adanya  peraturan bupati tersebut, nantinya akan ada manajemen perubahan trayek angkutan kota dan angkutan perdesaan di Kabupaten Banyumas. Perubahan trayek di Banyumas terakhir terjadi pada tahun 2007, apalagi sekarang ada sistem satu arah.
“Kemudian ada integrasi TransJateng dan nanti ke depan atau akhir tahun 2021 ada operasional TransBanyumas, sehingga harus ada penyesuaian rute angkutan kota dan angkutan perdesaan maupun angkutan lainnya agar tidak berbenturan serta bisa terintegrasi,” ungkapnya.
Inovasi lain yang diluncurkan aplikasi Simandala, yakni Sistem Informassi dan Manajeme kmn Data Alat Penerangan Jalan. Simandala merupakan aplikasi untuk mengetahui data penerangan jalan umum (PJU) karena selama ini, pihaknya tidak memiliki basis data tentang PJU.
“Nanti dengan aplikasi ini, kita bisa melihat kondisi PJU di titik tertentu, rusak apa enggak, tagihannya berapa, di sekitarnya ada lampu yang mati apa tidak. Masyarakat juga bisa melihatnya dengan menggunakan aplikasi Simandala,” kata Agus.

BERITA REKOMENDASI