Bekal Hidup, Mantan Napi Dilatih Produksi Minyak Sereh

BANYUMAS,KRJogja.com- Balai Pemasyarakatan (Bapas) Purwokerto melatih puluhan mantan narapidana di pelatihan produksi minyak sereh Desa Kedungrandu, Patikraja, Banyumas. Mantan narapidana itu dilatih sebagai bekal agar mereka untuk bisa hidup mandiri saat kembali ke masyarakat. Rumah pelatihan produksi sereh itu Kamis (12/11/2020) dikunjungi oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Reynhard Saut Poltak Silitonga.

Kepala Bapas Purwokerto Edy Suwarno menjelaskan mantan napi yang menjadi klien yang berasal dari Kabupaten Banyumas sendiri itu ada 427 orang, yang terserap di rumah penyulingan sekitar 50 orang. Edy, mengharapkan program pembinaan berupa penyulingan minyak sereh itu dapat berkembang di seluruh di wilayah kerja Bapas Purwokerto yang meliputi Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen. “Lahan yang digunakan untuk budi daya sereh dan menjadi lokasi penyulingan minyak sereh itu merupakan lahan milik Kemenkumham dengan luas sekitar 3,5 hektare,” kata Edy.

Namun pihaknya juga mendapat pinjaman lahan seluas 1,5 hektare milik Pemerintah Kabupaten Banyumas di bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunung Tugel yang akan digunakan untuk kegiatan program pembinaan khususnya pengembangan usaha minyak sereh.

BERITA REKOMENDASI