Belasan Siswa SD di Purbalingga Keracunan Permen

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Empatbelas siswa SDN 1 Klapasawit, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, mengalami gejala nyeri dada, pusing, demam, perut melilit dan mual disertai dengan muntah-muntah, Selasa (4/12/2018). Gejala itu muncul setelah memakan permen yang dijual pedagang jajanan anak-anak tidak jauh dari sekolah tersebut.

"Lima siswa dilarikan ke Puskesmas Kalimanah karena kondisinya mengkawatirkan," tutur Kapolsek AKP Sulasman, Selasa (4/12/2018) sore.

Menurut Sulasman, pada jam istirahat Selasa siang, puluhan siswa kelas 4 dan 5 membeli jajanan di warung milik warga tidak jauh dari sekolah. Kepada siswa SD itu, pemilik warung menawarkan  permen baru yang membuat siswa penasaran dan membelinya.

Tidak lama setelah mengonsumsi permen seharga Rp 1500 itu, belasan siswa menunjukkan gejala keracunan. Korban mengeluh nyeri dada, pusing, demam, perut melilit dan mual disertai dengan muntah-muntah.

“Lima siswa, yakni Alya, Rizki, Faiz, Danu dan Riski mengalami gejala yang cukup parah dan dilarikan ke Puskesmas Kalimanah. Sedangkan korban lain dipulangkan karena mengalami gejala ringan,” ujarnya.

Kepada petugas Polsek Kalimanah, pemilik warung, Harlina Agus Setianingsih mengaku permen yang  diduga menjadi penyebab keracunan diperoleh saat berbelanja di Pasar Segamas, Purbalingga. Polisi yang memeriksa pedagang pasar bernama Muhamad Ashabul Khoir, mendapat keterangan permen dikirim oleh seorang sales dua hari sebelumnya.

"Saat ini petugas kami masih melakukan pengejaran terhadap sales yang memasarkan permen tersebut,” tuturnya.

Dari lapak milik saksi, polisi menyita dua boks permen merk Opalmint berisi 40 kemasan. Pihaknya belum mengetahui berapa banyak permen Opalmint yang sudah dipasarkan dan distribusinya.

“Sampel permen untuk sementara sudah dibawa oleh Dinas Kesehatan dan tinggal menunggu hasil laboratorium,” ujarnya.

Permen Opalmint merupakan permen rasa peppermint dengan kemasan karton berwarna biru. Permen ini diproduksi oleh PT Gitamadu. Alamat pabrik permen itu belum diketahui.

Dalam komposisi pada kemasannya  teRcantum bahan-baha gula pasir, sirup glukosa, gelatin sapi, minyak peppermint, menthol dan pewarna biru berlian CI.42090. Meskipun diproduksi oleh perusahaan perseroan, namun izin yang tercantum adalah izin Produksi Industri Rumah Tangga (P-IRT) nomor 3093374021004-21. (Rus)

BERITA REKOMENDASI