BNN-Granat Jauhkan Pelajar dari Narkoba

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Purbalingga menggandeng Dewan Pengurus Cabang Gerakan  Nasional Anti Narkotika (DPC Granat) Purbalingga menjauhkan kalangan pelajar dari narkotika dan psikotropika. 

Kalangan pelajar identik generasi muda dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Kalangan muda cenderung penasaran dan ingin tahu segala sesuatu yang belum pernah dialami, termasuk narkoba.

BACA JUGA :

Delapan Pelajar Jadi Klien BNN Purbalingga

Si Biru, Mobil Pemberdayaan Masyarakat dari BNN

"Penelitian di tingkat nasional, 24 persen pengguna narkoba itu dari kalangan pelajar," tutur Kepala BNN Purbalingga, Sudirman kepada wartawan, disela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba di Operation Room kompleks Setda Purbalingga, Rabu siang (14/8/2019). Dalam acara itu, dilantik pula pengurus DPC Granat Purbalingga.

Sudirman yang didampingi Asisten Sekda Agus Winarno dan Ketua Umum DPC Granat Purbalingga Setyo Haryono menambahkan, Indonesia merupakan target utama bagi bandar di asia. BNN bersama pemerintah harus melindungi generasi muda yang selalu jadi target pengedar.

"Dari 17 klien yang ditangani Klinik Pratama BNN Purbalingga sepanjang Januari hingga Agustus 2019, delapan diantaranya berstatus mahasiswa," ujarnya.

Menyusul terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor  26 Tahun 2018 Tentang Tanggap Narkoba, BNN Purbalingga telah mendirikan tidak kurang dari 4 Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar). Pembentukan Desa Bersinar akan terus dilakukan hingga peluncurannya pada 2020. (Rus)

BERITA REKOMENDASI