BNN Purbalingga Rehabilitasi 33 Pengguna Narkoba Sepanjang 2021

Editor: Agus Sigit

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Sepanjang 2021, tidak kurang dari 33 orang menjalani rehabilitasi di
Klinik Pratama Badan Narkotika Nasional (BNN) Purbalingga.  Masing-masing 29 laki-laki dan 4 perempuan. Klien paling muda berusia 13 tahun dan paling tua berusia 47 tahun.

Satu klien dirujuk untuk dilakukan layanan rehabilitasi rawat inap di
Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (BRSKPN) Satria Baturraden. Zat utama yang paling banyak disalahgunakan dari golongan sedatif hipnotik (obat-obatan, psikotropika); stimulan (Methampethamine/Shabu) dan golongan opioid.

“24 klien dinyatakan selesai program rehabilitasi dan 9 lainnya drop out,” tutur Kepala BNN Purbalingga, AKBP.Sharlin Tjahaja Frimer Arie, pada press conference akhir tahun di Gedung BNN Purbalingga, Rabu siang (29/12/2021).

Pada 29 Juli 2021, BNN Purbalingga juga mengungkap kasus tindak pidana narkotika. Dua tersangka ditangkap dengan barang bukti utama narkotika golongan I bukan tanaman jenis methampethamine seberat 0.56 gram. Salah satu tersangka berstatus Polri aktif.

“Untuk proses hukum oknum anggota Polri itu, kami limpahkan pada Polres Purbalingga. Kedua tersangka sudah mendapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan mengikat,” ujar perwira menengah itu.

BNN Purbalingga juga memiliki
Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang menangani 11 tersangka. TAT itu merupakan joint operation  BNN Purbalingga dengan Polres Purbalingga dan Polres Pemalang.  (Rus)

Foto (Toto Rusmanto)

BERITA REKOMENDASI