BNNK Purbalingga Rehabilitasi 22 Pecandu Narkoba

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Sepanjang tahun 2018, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Purbalingga melayani 22 klien pecandu narkoba. Masing-masing mendapat pelayanan rehabilitasi medis rawat jalan di RSUD RSUD Goetheng Taroenadibratha 13 orang, Rumah Sakit Harapan Ibu melayani 1 klien dan Klinik Siloam melayani 8 klien.

Selain klien rawat jalan, BNNK Purbalingga juga merujuk satu klien untuk dilakukan rehabilitasi rawat inap di di di RSJ Soerojo Magelang. Dan satu klien lainnya dirujuk  rehabilitasi rawat inap di PSRSKP NAPZA Satria di Baturraden Purwokerto.

"Sebagian besar klien yang ditangani berstatus sebagai pelajar. Artinya dalam usia produktif. Zat yang disalahgunakan kebanyakan golongan sedatif hipnotik atau psikotropika,” tutur Kepala BNNK Purbalingga, Istiyantono S.Sos kepada wartawan, dalam kegiatan Laporan Akhir Tahun di Purbalingga, Rabu (26/12/2018).

Istiyantono menambahkan, sepanjang 2018 pula,Tim Asesmen Terpadu (TAT) BNNK Purbalingga telah melakukan asesemen medis dan asesmen hukum terhadap delapan tersangka. Masing-masing empat orang hasil tangkapan BNN dan empat lainnya ditangkap petugas Polres Purbalingga.

Salah satu kegiatan yang kerap digelar BNNK Purbalingga adalah deteksi dini penyalahgunaan narkotika melalui tes urine dengan rapid test narcotics. Kegiatan itu sudah  dilakukan di 40 lokasi. BNNK Purbalingga tidak segan melakukan tes urin di kantor dan lembaga milik pemerintah, termasuk TNI dan Polri. (Rus)

 

BERITA REKOMENDASI