Bocah Pelaku Pamer Alat Kelamin di GOR akan Dimasukkan Pondok Pesantren

Editor: Ary B Prass

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Bocah pelaku pamer alat kelamin di komplek GOR Goentoer Darjono akan dimasukkan ke pondok pesantren. Biaya yang dibutuhkan untuk itu akan ditanggung Pemkab dan Polres Purbalingga.

“Kami sudah sepakat dengan bupati untuk memfasilitasi biaya pendidikan di pesantren untuk salah satu bocah itu,yaitu yang paling tua usianya” tutur Kapolres Purbalingga AKBP Era Johny Kurniawan dalam jumpa pers di Pos Pengamanan Lebaran kompleks alun-alun Purbalingga, Selasa sore (10/5/2022).

Kapolres juga menambahkan, terkait ketiga anak tersebut akan dilakukan pendampingan  bersama dengan DinsosdaldukKBP3A Kabupaten Purbalingga. Termasuk salah satunya memfasilitasi keinginan keluarganya agar anaknya bisa dimasukkan ke pondok pesantren.

Pelaku pamer alat kelamin yang sempat beredar di sejumlah whatsgroup (WAG) melibatkan tiga bocah bersaudara. Yang paling tua berusia 6 tahun dan duduk di kelas 1 SD. Serta dua adik laki-lakinya yang berusia 4 dan 3 tahun.

Kapolres menyebutkan, dari pendalaman oleh psikolog Polres Purbalingga, aksi itu murni akibat kenakalan anak karena tidak terawasi dengan baik oleh orang tuanya.

Kapolres memastikan tidak ada orang yang menyuruh ketiga anak tersebut melakukan perbuatan yang viral tersebut. perbuatan yang dilakukan ketiga anak tersebut merupakan perbuatan yang pertama kali dilakukan.

BERITA REKOMENDASI