Bupati Banjarnegara Pangkas Anggaran Kunker DPRD

Editor: Ivan Aditya

BANJARNEGARA, KRJOGJA.com – Para anggota DPRD Banjarnegara harus siap-siap kehilangan penghasilan diluar gaji, yaitu uang perjalanan dinas ke luar daerah. Sebab, anggaran anggaran perjalanan dinas DPRD Banjarnegara ke luar daerah bakal dipangkas secara besar-besaran oleh bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.

Kebijakan ini akan diawali dari APBD Perubahan tahun 2020 hingga akhir masa jabatan bupati di tahun 2022. “Anggaran perjalanan dinas DPRD Banjarnegara yang akan kami pangkas adalah anggaran untuk kunjungan kerja ke luar provinsi, ke kabupaten lain dan ke luar pulau,” kata bupati Budhi Sarwono, Senin (17/02/2020).

Menurut bupati Budhi Sarwono, setelah dihitung-hitung dana kunjungan kerja (kunker) DPRD mencapai sekitar Rp 17,5 miliar/tahun dan jika ada kenaikan selama 5 tahun mencapai Rp 87,5 sampai Rp 100 miliar. “Itu jumlah yang sangat besar dan lebih baik jika dialihkan untuk menumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Sehingga dari pada banyak anggaran perjalanan dinas terbuang untuk kunjungan ke Denpasar, Medan, Kalimantan, Makassar atau Cirebon misalnya, maka itu harus dipangkas. “Saya tak ragu untuk melakukan pemangkasan dan mengalihkannya untuk pertumbuhan ekonomi rakyat Banjarnegara. Kebijakan saya harus pro rakyat, bukan pro pejabat,” ujarnya.

Bupati Budhi Sarwono mengajak semua pihak untuk menyadari Banjarnegara masih termasuk kabupaten miskin, dengan APBD cuma sekitar Rp 2 tiriliun tetapi masih harus diambil Rp 17,5 miliar untuk kunja. Menurutnya, dengan gelontoran anggaran untuk pembangunan khususnya infrastruktur dan ekonomi, angka kemiskinan terus ditekan.
Mengutip data BPS, penduduk miskin di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2019 tercatat 136.100 jiwa atau mengalami penurunan dari tahun 2018 sejumlah 141.720, atau sebanyak 5.620 jiwa. Dengan presentase penduduk miskin tahun 2018 masih 15,46 persen, di tahun 2019 turun menjadi 1,76 persen. “Kami yakin, pada 2020 dengan penambahan alokasi dana untuk pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk miskin akan berkurang lagi,” ujar bupati Budhi Sarwono. (Mad)

BERITA TERKAIT