Bupati Cilacap Tak Mampu Penuhi Pekerja Seni, Apa Itu?

Terkait kemungkinan dilakukan pembukaan kembali yang bersifat mengumpulan massa, tambah bupati, pihaknya sudah melakukan anjangsana ke daerah lain, baik Jogja maupun Jakarta. “Pada new normal itu
disana sudah dilakukan pembukaan kembali car free day, namun beberapa berikutnya dilakukan penutupan, karena masyarakat tidak lagi berdisiplin melaksanakan protokoler kesehatan,”katanya.

Karena itu, kata Bupati, Pemkab Cilacap tetap berhati-hati jika akan membuka kembali kegiatan yang bersifat massal.

Juru Bicara PPSC Kusno Sujarwadi mengatakan, penutupan kegiatan hajatan selama pandemi Covid-19, berdampak pada menganggurnya pada pekerja seni. Baik itu seni merias pengantin, panggung, seni tradisional maupun modern, hingga para penyedia sarna dan prasarana hajatan kehilangan pekerjaannya. Makanya, sekarang ini pihaknya berharap Bupati Cilacap bisa membuka kembali kegiatan hajatan di Cilacap.

“Kami juga telah memberikan video simulasi kegiatan hajatan di tengah pandemi. Pada pertemuan itu, kami belum dapat hasil yang positif apakah hajatan dan hiburan boleh dibuka karena masih ada empat kasus positif Covid di Cilacap,” katanya.(Otu)

BERITA REKOMENDASI