Bupati Banjarnegara Ditahan KPK, Forjasi dan FBB Gelar Syukuran

Editor: Agus Sigit

BANJARNEGARA, KRJOGJA.com – Penahanan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dan orang dekatnya, Kedy Afandi, sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), disambut gembira oleh mereka yang tergabung dalam Forum Jasa Konstruksi (Forjasi) dan Forum Banjarnegara Bersatu (FBB). Mereka menggelar syukuran dengan potong tumpeng dilanjutkan makan bersama.

Syukuran digelar di padepokan Majelis Manembah milik Setiawan Budhiarto yang juga menjadi pembina FBB di Desa Pucang Kecamatan Bawang, Sabtu siang (4/9). “Alhamdulliah, perjuangan panjang Forjasi bersama FBB sudah membuahkan hasil. Kami apresiasi langkah cepat KPK yang sudah melakukan penahanan tersangka. Kami bersyukur,” kata Setiawan Budhiarto.

Menurut sarjana pertambangan alumni UPN Veteran Yogya itu, setelah bupati ditahan, kedepan untuk Banjarnegara akan menemukan pemimpin baik, bisa mendatangkan investor dan sebagainya untuk kesejahteraan masyarakat serta tidak ada monopoli proyek.

“Kita ingin Banjarnegara dipimpin oleh orang baik. Bukan pemimpin yang sok dermawan, namun mengkorupsi uang rakyat dan sibuk pencitraan,” ujar Setiawan Budhiarto pula.

Ketua FBB, Yanto Togog dan seorang temannya, mengungkapkan kegembiraan dengan cukur gundul. “Sejak awal saya memang bernadar, akan cukur gundul kalau bupati ditahan,” katanya.

Dalam pada itu, sejumlah spanduk terpampang di beberaoa titik di sekitar Alun-alun Banjarnegara sejak Jumat malam. Bunyi tulisan pada spanduk diantaranya, “Terimakasih KPK telah menyelamatkan Banjarnegara”, “Kemenangan Satriya-satriya Pinunjul Banjarnegara, dan “Selamat jalan bupatiku, semoga tidak kembali lagi ke Banjarnegara”. Di bagian bawah spanduk tersebut terdapat tulisan FBB dan Forjasi.

Ketua Forjasi, Imam Nafan, membenarkan pihaknya yang memasang spanduk tersebut. “Sebagai apresiasi terhadap kinerja KPK yang telah menetapkan bupati sebagai tersangka,” katanya.

BERITA REKOMENDASI