Bus Rombongan Wisata SMPN 1 Pulokulon Kecelakaan, 4 Siswa Meninggal

Editor: KRjogja/Gus

BREBES, KRJOGJA.com – Kecelakaan tragis terjadi di tol Kanci Pejagan Brebes, Senin (01/10/2018). Bus rombongan SMP Negeri 1 Pulokulon Grobogan yang akan study tour ke Jakrta dan Bandung terguling dan masuk di persawahan di bawah tol km 236 arah Jakarta. Empat penumpang dilaporkan meninggal di tempat kejadian, dan 14 lainnya luka berat.  

 

Keempat korban yang meninggal adalah Desy Rukmasitasari, Ahad Maftuh Ahnam, Akhiyat Didya Mufti Syahbana dan Didya Kastarena. Sedangkan yang luka Dwi Evi Aprilia, Imelda Tesya Ningrum, Ridho Yoga Bakara, Atika Arifaningsih, Bela Amelia, Faolia Jonathan, Shobahun  Niam, Dewi Arimbi, Eka Cindy Kurniawati, Ananda Indri, Sri Maryati SPd (guru), Supriyati SPd (guru), Cholik Chaerudin (tour leader) dan M Arif  Fauzan (tour leader). Mereka dirawat di RS Plumbon Cirebon.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB itu, menurut informasi, berawal ketika bus PO Agam Tungga Jaya Nopol AE 7277 UP yang dikemudikan Adi Sanjaya (25), melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur menuju Jakarta bersama empat bus wisata dari sekolah sama. Sesampai di tempat kejadian, tiba-tiba bus berisi 48 penumpang tersebut oleng ke arah kiri dan kemudian keluar jalur sehingga turun dan terperosok di persawahan di bawah jalan tol.

Beberapa warga tengah takziah di rumah keluarga almh Desy Rukmasitasari. (Foto: Taslim)

Jeritan tangis mengundang beberapa warga sekitar jalan tol berdatangan. Tidak lama kemudian beberapa petugas Satlantas Polres Brebes datang untuk melaklukan evakuasi. “Jumlah penumpang 48 orang. Terdiri 41 siswa, 3 guru, 2 karyawan biro dan 2 kru bus. Pengemudi Adi Sanjaya asal Desa Suratmajan Kecamatan Maospati Magetan sudah kami amankan,” ungkap kasat Lantas Polres Brebes, AKP M Rikha Zulkarnaen. Dugaan sementara, kecelakaan tersebut disebabkan pengemudi bus ngantuk sehingga terjadi kecelakaan tunggal.

Sementara itu, Wakil Kepala SMPN 1 Pulokulon Shodikin SPd, mengatakan, dengan adanya kecelakaan tersebut, perjalanan study tour ke Jakarta dan Bandung terpaksa tidak dilanjutkan dan semua murid dan guru kembali lagi ke Grobogan. “Yang ikut study tour berjumlah 230 orang, terdiri 210 siswa dan 20 guru. Mereka diangkut lima bus. Rencana akan study tour ke TMII, IPTEK, Monas, GSA, Dufan, Pantai Ria Ancol, Cibaduyut dan Museum Geologi Bandung,” ungkapnya. (Tas)

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI