Cilacap Zona Merah Kemiskinan

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman, mengatakan Pemerintah Kabupaten Cilacap akan mengintervensi sejumlah program untuk penanggulangan kemiskinan. Agar dalam mengintervensi lebih mudah, maka akan dilakukan maping.

“Saya sudah memerintahkan Kepala Bappeda Cilacap untuk segera melakukan maping. Karena untuk mengintervensi desa mislin, harus diketahui permasalahan mana yang dapat mempercepat pengentadan kemiskinan di desa tersebut,” katanya dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, Kamis (27/05/2021).

Dalam mengintervensi desa miskin,Pemkab Cilacap mengerahkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendampingi desa miskin. “Ya minimal satu OPD mendampingi satu desa miskin, lebih banyak lebih baik,”lanjutnya.

Disamping itu, sejumlah perusahaan besar untuk terlibat dalam pendampingan desa miskin melalui program CSR (Corporate Social Responsibility). Dijelaskan, pada tahun 2020 di Cilacap terdapat 79 desa miskin, yang tersebar pada 24 kecamatan. Dibanding tahun 2019 desa miskin itu telah naik, akibat pandemi Covid-19.

Wakil Bupati Syamsul mengapresiasi penurunan angka kemiskinan sebesar 2,6 % dari 13,94 % pada 2017 menjadi 11,25 % pada 2018. “Dimana Cilacap saat itu menjadi zona kuning, tetapi dengan adanya pandemi Cilacap kini menjadi berada di zona merah,” katanya. (Otu)

BERITA REKOMENDASI