Dana dari Pemerintah Pusat Menyusut

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 berdampak pada menurunnya penerimaan keuangan. Walhasi, sejumlah kegiatan strategis akibat kebijakan refocusing anggaran yang diprioritaskan untuk penanganan Covid-19.

“Rasionalisasi dan refocusing anggaran pembangunan dijabarkan dalam perubahan APBD tahun 2021,” tutur Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, usai mengikuti rapat paripurna DPRD dengan agenda penyerahan dokumen Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD 2021, Senin (09/08/2021).

Tiwi menyebutkan, tujuan KUA PPAS penyusunan APBD Perubahan tersebut untuk mempertajam prioritas pembangunan, sehingga kegiatan pembangunan lebih tepat arah dan tepat sasaran. Selain itu juga menyediakan asumsi dan kebijakan yang realistis, efektif dan efisien serta tertib administrasi pengelolaan keuangan daerah.

“Perlu kesepakatan bersama antara Pemkab dan DPRD Purbalingga tentang Perubahan KUA PPAS tersebut,” ujarnya.

Tiwi memaparkan pada Perubahan APBD Tahun 2021, pendapatan daerah diproyeksikan naik sekitar Rp 4,65 mIliar, meningkat 0,24 persen dari anggaran yang ditetapkan pada APBD Murni tahun 2021 sebesar Rp 1.975.765.702.000. Di sisi lain dana transfer mengalami penurunan sebesar Rp 33.427.913.000.000.

“Kondisi ini terjadi karena adanya pemotongan DAU serta adanya sisa DAK non fisik tahun 2020. Sementara pendapatan lain lain yang sah naik Rp. 6.566.549.000 yang berasal dari penerimaan dana BOS,” ujarnya.

Di bagian lain Tiwi juga menjelaskan, perubahan belanja daerah tahun 2021 diproyeksikan mengalami kenaikan Rp 130.889.138.000. Jumlah ini naik 6,49 persen dibandingkan APBD Murni Tahun 2021 sebesar Rp. 2.016.926.613.000. Dengan demikian jumlahnya menjadi Rp 2.147.815.751.000.

“Pembiayaan daerah juga diproyeksikan naik sebesar Rp 126.229.208.000 dari rencana penerimaan yang telah ditetapkan dalam APBD Murni 2021 sebesar Rp 53.228.337.000, sehingga menjadi Rp. 179.457.545.000. Pengeluaran pembiayaan direncanakan masih sama dengan anggaran yang ditetapkan dalam APBD Murni tahun 2021 sebesar Rp 12.067.426.000,” ujarnya. (Rus)

BERITA REKOMENDASI