Daop 5 Purwokerto Dukung Kajari Dalam Upaya Pengembalian Aset PT KAI

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mendukung, menghormati seluruh proses hukum, dan tetap kooperatif untuk pengusutan pengalihan aset yang dilakukan oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Ayep Hanapi, Sabtu (8/6/2021) dalam releasenya ke KRJogja.com mengatakan, dalam setiap proses bisnis selalu mengedepankan Good Corporate Governance (GCG).

Relese itu disampaikan berkaitan dengan pemberitaaan di KRJogja.com tentang pengusutan pengalihan aset PT KAI Daop 5 oleh penyidik Tipikor Kejari Purwokerto yang merugikan negara sekitar Rp 6 hingga Rp 8 miliar. “Pada prinsipnya kami mendukung dan menghormati semua proses hukum yang sedang berjalan,” kata Ayep Hanapi.

Bahkan pihaknya sudah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara dengan Kejaksaan Negeri Purwokerto. Tujuan kerjasama tersebut dimaksudkan apabila PT KAI khususnya di wilayah Daop 5 terdapat permasalahan hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang memerlukan penanganan baik di luar pengadilan (non litigasi) maupun di dalam pengadilan (litigasi), maka pihak Kejaksaan Negeri Purwokerto dapat memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain di bidang hukum Perdata dan Tata Usaha Negara yang dihadapi.

BERITA REKOMENDASI