Di Cilacap, Ribuan Kendaraan Terjaring Operasi Ramadniya

Editor: KRjogja/Gus

CILACAP (KRjogja.com) – Kepolisian Resor Cilacap Jawa Tengah mencatat telah terjadi 28 kasus kecelakaan selama digelar Operasi Ramadniya Candi 2016. Data tersebut dihimpun dari ruang Operasi Polres Cilacap, terhitung sejak dimulainya Operasi tersebut 30 Juni hingga 15 Juli 2016.

 

"Dari 28 kasus kecelakaan yang terjadi itu, 6 kasus diantaranya melibatkan pemudik, dengan jumlah korban 20 orang luka ringan dan kerugian materil sebesar Rp19 juta,"kata Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya melalui Kepala pusat data Operasi AKP Budi Riyadi SH, Sabtu (16/07/2016) sedang jumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan 7 unit dengan kendaraan roda dua sebanyak 2 unit dan roda empat 5 unit.

Dijelaskan, selama pelaksanaan operasi itu, Polres Cilacap sudah melakukan penegakan hukum terhadap 777 pelanggar yamg ditilang dan 1.323 pelanggar ditegur. Sedang dari data 'traffic Count' kendaraan bermotor arus mudik dan arus balik yang terpantau di Pos Dayehluhur tepatnya di perbatasan Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Barat (Jabar) sejak 16 hari pelaksanaan operasi tercatat kendaraan yang masuk ke wilayah Jawa tengah sejumlah Bus 8.649 unit, mobil beban 5.954 unit, mobil penumpang 100.058 unit dan sepeda motor 115.365 unit. Sedang kendaraan yang keluar ke wilayah Jawa Tengah sejumlah bus 9.392 unit, mobil beban 6.810 unit, mobil penumpang 113.469 unit dan sepeda motor 111.045 unit

Dari data 'Traffic Count' kendaraan bermotor pada arus mudik – balik selama Operasi Ramadniya 2016, kendaraan yang melintasi Jalur Utama Selatan didominasi sepeda motor. Diperkirakan karena pemudik merasa akan lebih cepat menggunakan sepeda motor saat pulang kampung, dibanding menggunakan kendaraan umum seperti bus yang tidak menjamin bebas macet. (Mak)

BERITA REKOMENDASI