Digelontor Alat Pertanian,Masa Depan Pertanian Brebes Cerah

BREBES, KRJOGJA.com – Kabupaten Brebes memiliki potensi yang begitu besar di sektor pertanian. Dari situ, banyak memproduksi beberapa komoditas pertanian, mulai tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan. 

“Kabupaten Brebes telah mendukung ketahanan pangan regional dan nasional. Utamanya komoditas padi dan bawang merah yang menjadi ikon Kabupaten Brebes, terpenuhinya Alsintan tentu akan lebih meningkatkan hasil pertanian,” ucap Bupati Brebes Idza Priyanti, di Brebes, Senin (25/3/2019).

Menurut dia, Brebes telah menyumbang sekitar 20 persen dari produksi bawang merah nasional. Pemberian bantuan Alsintan, kata Idza, sesuai anggaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022. Ada lima program utama berkaitan langsung dengan masyarakat petani.

Di antaranya, program peningkatan ketahanan pangan, program pemberdayaan penyuluh pertanian/perkebunan, program peningkatan produktivitas tanaman pangan, program peningkatan produktivitas hortikultura dan perkebunan, serta program pengelolaan sumber daya lahan dan sarana prasarana pertanian.

“Pemberiaan bantuan Alsintan juga dalam rangka efisiensi usaha tani pertanian dan menjawab kelangkaan tenaga kerja yang bergerak di pertanian,” jelasnya.

Dirinya pun berharap, dengan bantuan Alsintan, petani akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan efisiensi waktu. Karenanya, pemerintah daerah telah bekerja sama dengan pemerintah provinsi maupun pusat, guna memajukan serta meningkatkan hasil produksi pertanian di Indonesia.

“Kepada petani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) Kabupaten Brebes, saya jiga berharap untuk lebih memaksimalkan katu tani. Selain itu, pemerintah juga akan membantu modal petani, salah satunya yaitu program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP),” ungkapnya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, Alsintan yang diberikan di antaranya berupa combine harvester yang digunakan untuk memanen tanaman padi. 

Total combine harvester yang diberikan kepada kelompok tani di Kabupaten Brebes pada 2019 ini jumlahnya mencapai 64 unit. Untuk mesin kultivator yang digunakan untuk pengolahan tanah sekunder ada 67 unit.

"Adanya combine harvester di Kabupaten Brebes ini diharapkan proses produksi pertanian lebih efektif karena petani tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya saat panen," harapnya. (*)

BERITA REKOMENDASI