Digugat Rp 14,3 Miliar, Ahsanty dan Pengacara Mangkir

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJogja.com – Digugat Rp 14,3 miliar aktris Ashanty Hastuti, oleh rekan bisnisnya Martin Pratiwi di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019) kembali mangkir.

Dalam sidang yang keempat ini dalam agenda mediasi dipimpin Hakim Deny Ikhwan. Namun Ashanty bersama kuasa hukumnya kembali tidak memenuhi panggilan pihak pengadilan untuk keempat kalinya.

Kuasa Hukum Martin Pratiwi, selaku penggugat, Aditya Setiawan, saat ditemui seusai sidang menjelaskan hari ini merupakan sidang yang keempat pihak tergugat maupun prinsipalnya tidak hadir. "Dalam sidang sebelumnya yang datang hanya pengacaranya," kata Aditya Setiawan.

Menurutnya hakim mediator sudah berupaya menghubungi pihak Ashanty melalui video call, namun yang bersangkutan tidak menjawab atau meresponya. Dijelaskan karena mediasi deadlock maka sidang selanjutnya sudah masuk pokok perkara.

"Karena pihak tergugat tidak menggunakan haknya, proses persidangan selanjutnya masuk pokok perkara. Perkiraan tanggal 7 Januari 2020 mendatang, nanti ada undangannya," ungkapnya.

Martin Pratiwi, selaku penggugat menambahkan ia, sangat menyayangkan ketidakhadiran pihak Ashanty dalam sidang.

Menurutnya ia baru tahu alasannya tadi, yang informasinya  karena ada kepentingan di tempat lain. "Informasi itu didapat dari panitera pengganti itu info dari kuasa hukumnya Mbak Ashanty," kata Martin.

Sidang gugatan perdata dengan nomor perkara 66/Pdt.G/2019/PN Pwt tersebut dilayangkan Martin Pratiwi atas dugaan wanprestasi yang dilakukan Ashanty dalam kerja sama bisnis bidang kosmetik.

Dalam gugatan tersebut, pihak penggugat menuntut tergugat untuk membayar penggantian biaya, kerugian dan bunga karena perbuatan wanprestasi yang dilakukan tergugat terhadap penggugat dengan total sebesar Rp 14.319.069.006. (Dri)

BERITA REKOMENDASI