Diguyur Hujan Deras Jalan dan Saluran Irigasi Longsor

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Banyumas, Selasa (4/12/2018) menyebabkan dua ruas jalan kabupaten dan dua saluran irigasi di Kabupaten Banyumas longsor dan ambles. 

Longsornya dua  ruas jalan  kabupaten itu menyebabkan jalan tersebut  tidak bisa dilewati kendaraan roda 4, dan longsonya saluran irigasi mengancam 350 hektare sawah tidak teraliri air.

"Dua ruas jalan yang ambles yakni jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Karanggintung menuju Desa Datar, dan ruas jalan Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas menuju Desa Gununglurah dan Sokawera Kecamatan Cilongok," kata  Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Kusworo, Selasa (4/12/2018). 

Menurutnya dua ruas alan yang ambles itu posisinya dekat pondasi jembatan yang  terkikis air hujan yang debitnya sangat besar sehingga sungai tidak bisa menampung air hujan.

Kemudian dua saluran irigasi yang longsor akibat guyuruan air hujan deras yakni saluran irigasi stana dawa di Desa Cikidang, Cilongok dengan panjang 15 meter, tinggi 12 meter, lebar 12 meter. Musibah ini mengancam 350 hekttare sawah produksi tidak terairi.

Saluran irigasi lainya yang longsor yakni irigasi Dusun Bolang, Desa Dawuhan Wetan, Kedungbanteng yang mengakibatkan saluran irigasi panjang 5 meter, lebar 2 meter dan tinggi 1 meter. Kejadian juga mengancam puluhan hektare sawah.

Dihubungi terpisah Camat Sumbang, Nungky Hari Rachmat terkait amblesnya jalan dan jembatan di Desa Karanggintung yang menuju Desa Datar, pihaknya sudah berkordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk penanganan darurat.  

"Untuk sementara jalan ditutup total,bagi warga Desa Datar yang melewati jalan itu harus memutar melewati jalan Desa Kawungcarang," kata Nungki.(Dri)

BERITA REKOMENDASI