Dijenguk Tiwi, Kondisi Balita Gizi Buruk Membaik

Editor: KRjogja/Gus

PURBALINGGA, KRjogja.com – Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), menjenguk Afri  (4,5 tahun)  yang dirawat di RSUD Purbalingga karena mengalami gizi buruk, Selasa (15/1/2019). Saat dijenguk kondisi balita warga Desa Candiwulan Kecamatan Kutasari tersebut sudah membaik. “Kondisinya membaik. Berat badannya sudah mulai naik,” tutur Tiwi.

Tiwi yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Hanung Wikantono dan Direktur RSUD Nonot Mulyono menjenguk Afri yang ditunggui oleh Kusni Kusmiarto (36) sang ayah dan istrinya di Bangsal Cempaka 9B.  Dalam kesempatan tersebut Tiwi sempat menanyakan perihal penyakit yang diderita Afri.

“Saya berharap Afri dirawat sampai sembuh. Biaya perawatan sudah ditanggung BPJS,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Tiwi menyebutkan tim dokter di RSUD Purbalingga sudah melakukan penanganan yang optimal. Penyakit infeksi saluran pencernaan yang membuat Afri mengalami gizi buruk terus diobati.

“Karena ada infeksi maka diberi antibiotik. Kondisinya sejak berada di sini semakin membaik. Berat badannya juga terus naik. Sekarang sudah 9,5 kg,” ujar Tiwi.

Direktur  RSUD Nonot Mulyono,   menjelaskan terjadinya kekurangan gizi disebabkan karena gangguan pencernaan. Menurutnya pasien  tersebut  pernah di rawat dengan gangguan yang sama.

 “Sebenarnya dokter merekomendasikan  agar Afri didiagnosis lebih lanjut Rumah Sakit Margono.  Tapi pasien menolak dan mereka melakukaan pemeriksaan rawat jalan di puskesmas,” ujarnya.

Tim medis sedang berupaya menemukan problem utama dari penyakit tersebut. Pihak rumah sakit berupaya melakukan perbaikan gizi  yakni dengan memberikan masukan makanan melalui infus. Selain itu dilakukan pemberian asupan makanan, yakni dengan susu formula yang cocok bagi pencernaanya, sehingga tidak keluar lagi.

“ Karena setiap kali makan pasti muntah atau diare yang kemungkinan berlangsung cukup lama sehingga tidak ada intage makanan yang terserap oleh tubuh. Makanan yang masuk langsung keluar lagi, sehingga asupan gizi sedikit yang terserap, yang berakibat gizinya kurang,” imbuhnya. (Rus)

BERITA REKOMENDASI