Dirut Pertamina Jamin Distribusi Benzene ke Customer Industri Lancar

Editor: KRjogja/Gus

CILACAP, KRJOGJA.com – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyatakan insiden kebakaran yang terjadi di Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, tidak mengganggu operasional kilang, karena insiden itu terjadi hanya pada satu tangki yakni tangki 39T205. Itupun terjadi pada pipa penghubung antar tangki. Sehingga kilang tetap beroperasi dengan normal berproduksi sesuai rencana produk kilang Cilacap.

“Operasional kilang tidak terganggu karena kilang beroperasi normal baik untuk produk benzene dan paraxylene maupun produk lainnya seperti bahan bakar minyak (BBM), elpiji, serta lube base oil dan petrochemical,”katanya, usai mengecek dan melihat langsung situasi lokasi kebakaran di Kilang Minyak Cilacap, Sabtu (12/06/2021).

Dengan demikian, komitmen kepada masyarakat dalam hal penyediaan produk-produk tersebut juga tidak terganggu. Kemudian, dirut menyampaikan tentang komitmen Pertamina terhadap customer khususnya, pada benzene, semua sudah terpenuhi untuk industri, meskipun terjadi kebakaran di area kilang benzene dan paraxylene kompleks Kilang minyak Cilacap.

Dijelaskan, kini pihaknya juga masih mempunyai cadangan benzene di PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) karena TPPI menghasilkan produk yang sama, sehingga suplai terhadap industri tidak terkendala.

“Saat ini, fokus Pertamina adalah segera menyelesaikan titik kebakaran yang masih terjadi pada pipa penghubung tangki 39T203. Jadi sejak semalam titik api di pipa penghubung tangk 39T205 sudah teratasi, dan kini muncul titik api lain di pipa penghubung tangki 39T203,”katanya.

BERITA REKOMENDASI